Hai, 

Baiklah. 
Marilah kita berlari dengan imajinasi ke dalam bahaya. Imajinasi 
memang dapat menipu dan menyesatkan, lalu menyembunyikan realita. 

Bagaimanapun manusia terkadang merasa tidak berdaya menghadapi 
konteks sosial mereka. Satu2nya cara mereka dapat menonjolkan diri 
adalah dengan menentang tradisi, dengan mengoyak apa yang tidak lagi 
berguna, dengan memberontak. 
Dan semua itu dilakukan dengan "kesadaran" ? Luar biasa bukan. 

'Kesadaran' kah ketika mereka melakukan sesuatu yang secara 'sadar' 
barangkali dianggap tidak bermoral. Tapi 'kesadaran' mereka 
menganggap itu adalah benar, dan itu sangat mengerikan Bung. 

Kemampuan yang dipertanyakan. Kesadaran macam apa ? Itu yang menjadi 
persoalan. 

Bahkan terkadang hewan peliharaan lebih 'sadar' dari yang disebut 
memiliki kemampuan sadar. 

Ada kemungkinan baru, individu dewasa ini dapat mempengaruhi 
realitas dengan mengidentifikasi arah yang dituju oleh masyarakat. 
Kesadaran yang dipengaruhi. Pengetahuan adalah kekuasaan, demikian 
kata mereka Bung. 

Dan saya, .....? Saya hanya bisa berdoa, Bung. 

Salam, Sisca


--- In [email protected], theo_zacharias <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hi,
> 
> Anda tampaknya keliru memahami kalimat saya. Coba baca lagi. Saya
> mengatakan bahwa manusia MEMILIKI KEMAMPUAN untuk menjadi bermoral.
> Ini jelas tidak berarti bahwa semua manusia pasti memiliki moral. 
Jadi
> ada manusia yang bermoral dan ada juga yang tidak. Tapi SEMUA 
manusia
> memiliki kemampuan untuk menjadi bermoral. Dengan kata lain,
> sejahat-jahatnya manusia (sepanjang otaknya masih normal), manusia
> tersebut masih mungkin untuk menjadi baik (bermoral). Ini tentu
> berbeda dengan binatang yang tampaknya tidak mungkin menjadi 
bermoral
> karena otaknya belum cukup kompleks untuk dapat berimajinasi 
bagaimana
> rasanya menjadi orang/makhluk hidup lain.
> 
> Mengenai kesadaran diri Anda juga tampaknya salah memahami maksud 
dari
> kesadaran diri di sini. Kesadaran yang saya maksud di sini adalah
> dalam konteks "manusia memiliki kesadaran dan robot (atau benda 
mati
> lain) tidak memiliki kesadaran". Beberapa hewan diyakini oleh para
> ilmuwan juga memiliki kesadaran. Namun tampaknya tidak ada hewan 
yang
> sadar bahwa dirinya itu memiliki kesadaran (tapi ini memang masih
> kontroversial). Berbeda dengan manusia yang memiliki kemampuan 
untuk
> sadar bahwa dirinya memiliki kesadaran. Ini yang dimaksud dengan
> kesadaran diri di sini.
> 
> Salam,
> Theo
> 
> --- In [email protected], "non_sisca" <non_sisca@> wrote:
> >
> > 
> > Halo, ....
> > 
> > Kalau mau dikaitkan dengan moral dan kesadaran diri, menurut 
saya 
> > sih, sudah kurang tepat, karena telah terjadi pergeseran dan 
> > pengikisan moral dan kesadaran diri habis2an. 
> > 
> > Zaman sekarang yang ditandai dengan hilang nya realitas yang 
> > sebenarnya, menyebabkan orang tidak tahu lagi yang mana nilai 
moral 
> > dan kesadaran diri yang sebenarnya. Lagipula apa yang disebut 
dengan 
> > ukuran moral dan kesadaran diri adalah sangat relatif dewasa 
ini. 
> > 
> > Barangkali,.......
> > yang membedakan manusia dan binatang sekarang hanya "Sein Und 
Zeit" 
> > yang diperkenalkan oleh Heidegger, tentang kesadaran akan "Ada 
dan 
> > Waktu", suatu mistik keseharian dan penghayatan waktu dan 
> > kemewaktuan. Namun saat ini, tidak sepenuhnya manusia menyadari 
> > keduanya, dan saat itu lah manusia patut merasakan kecemasan 
(Angst) 
> > karena ambang kehilangan manusianya sudah dekat, 
> > huaaaaaaaaaaa.....siap-siap, siap-siap......
> >
>




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Great things are happening at Yahoo! Groups.  See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/lOt0.A/hOaOAA/yQLSAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke