Tks lho atas argumen nya, saya senang sekali, :) Bukan berarti saya tidak bermoral, namun itulah hal yang harus saya lalui secara dewasa untuk mendewasakan moral saya, bukan kah begitu, melalui argumen2 yang harus saya terima dan saya kunyah. Bukan kah syarat utama moralitas adalah keselarasan penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain.
Tidak hilang, Bung, tapi terkikis habis2an. Isu yang beredar sekarang, salah satunya adalah pencarian status, yang secara tidak sadar dikembangkan dalam sistem emosional. Hasrat untuk memperoleh pengakuan. Akan status. Sebenarnya saat ini, Bung juga merasakan kecemasan bukan. Kecemasan bahwa moral dan kesadaran akan hilang, maka Bung memprotes saya habis2an, seperti Bung Pras. Kalian cemas bahwa saya kehilangan moral dan kesadaran diri saya, dan saya menularkan virus ini kepada yang lain, jadi Bung merasa harus memberikan argumen yang positif. Saya membaca kecemasan ketika Bung menulis, "Saya bukan seorang moralis tetapi betapa moral dan kesadaran diri adalah milik yang mau coba dipertahankan, maka itulah pilihan: Silahkan kalau mau menghilangkan moral dan kesadaran diri......" Namun bagaimanapun, paparan senyatanya atas apa yang ada, suatu deskripsi nilai yang saya baca, saya akan tetap optimis. Bukankah mempelajari hal yang filosofis harus dengan kebijakan, dan bijak ditimba dari hal yang positif, dan hal yang positif beranjak dari pikiran yang optimis. Itulah kita, belajar filsafat --- In [email protected], Iskandar Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya tidak percaya bahwa moral dan kesadaran diri itu hilang. Justru tugas masing-masing personal untuk percaya bahwa moral dan kesadaran diri itu perlu itu perlu. Saya bukan seorang moralis tetapi betapa moral dan kesadaran diri adalah milik yang mau coba dipertahankan, maka itulah pilihan: Silahkan kalau mau menghilangkan moral dan kesadaran diri...... > > non_sisca <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Halo, .... > > Kalau mau dikaitkan dengan moral dan kesadaran diri, menurut saya > sih, sudah kurang tepat, karena telah terjadi pergeseran dan > pengikisan moral dan kesadaran diri habis2an. > > Zaman sekarang yang ditandai dengan hilang nya realitas yang > sebenarnya, menyebabkan orang tidak tahu lagi yang mana nilai moral > dan kesadaran diri yang sebenarnya. Lagipula apa yang disebut dengan > ukuran moral dan kesadaran diri adalah sangat relatif dewasa ini. > > Barangkali,....... > yang membedakan manusia dan binatang sekarang hanya "Sein Und Zeit" > yang diperkenalkan oleh Heidegger, tentang kesadaran akan "Ada dan > Waktu", suatu mistik keseharian dan penghayatan waktu dan > kemewaktuan. Namun saat ini, tidak sepenuhnya manusia menyadari > keduanya, dan saat itu lah manusia patut merasakan kecemasan (Angst) > karena ambang kehilangan manusianya sudah dekat, > huaaaaaaaaaaa.....siap-siap, siap-siap...... > > > > > > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Great things are happening at Yahoo! Groups. See the new email design. http://us.click.yahoo.com/lOt0.A/hOaOAA/yQLSAA/pyIolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
