Konon, cola justru mengakibatkan gas di lambung. Kalau terkena panas dalam, silahkan coba minum segelas syukur nikmat, semoga bermanfaat.
--- In [email protected], Mamat Peci Peci <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > tentang neraka dan surga > > ketika tuhan ternihilkan, > maka tidak ada dosa dan pahala > pada saat bersamaan tidak ada siksaan dan kenikmatan > apa yang di siksa dan dimana disiksa? > kenikmatan apa yang di dapat, dan di mana kenikmatan itu. > karena tuhan yang menciptakan keduanya kini telah ternililkan. > > Benar apa yang dikatakan oleh Juragan ..... (sapa tuh)... > Sorga dan neraka hanya .... > dan sebuah manifestasi dari ketidakberdayaan . > > ketika filsafat ketuhanan tereliminasi oleh post .... > di mana kata-kata, bahasa dan tanda menjadi maskot > sungguh ..... neraka dan surga > bisa di katakata, dibahasa dan ditanda > > ketika disbutkan "neraka" > struktur apa yang membias darinya.. > sebuah siksaan kah, kondisi depresi, iklim yang amat panas, > kekejaman dunia, kesulitan yang bertubi-tubi, atau .... > > apa "struktur" yang kita pahami ketika kita mendengar > "hidup ini bagai neraka" > "waduh... nih panas dah kae di neraka " > > Ketika, Q mengajarkan anak-anak tentang ketuhanan > Q mengatakan. " Neraka lebih abang sukai, ketimbang Surga" > "Mengapa demikian bang" > "Lalu apa manfaatnya kita ibadah" > "yang kita harapkan selama ini kan surga" > "semua yang kita lakukan hanya untuk surga" > "abang dah gila, kali ya" > "kebanyakan makan filsafat tuh" > > Ah ..... mereka benar, mereka tdak salah .... > mereka pantas mencibirku ..... > Q hanya nyengir sambil garuk-garuk kepala dibalik peciku yang semakin buluk. > > (1) ah ..... adam dan hawa aja ga betah di surga, apalagi Q... pikirku. > mungkin mereka "kepanasan bagai di neraka". > jadinya pengen turun ke bumi. > mungkin itu. > > (2) Atau memang benar nenek moyang kita dari neraka > karena jutaan taon yang lalu, bumi ini "panas bagai neraka" > > (3) Lingkungan yang sangat keras > dan berhadapan dengan species yang sangat ganas. > gelombang kelelelahan dan ketidakberdayaan yang dihadapi nenek moyang kita > untuk tetap survive sebagai species, seperti ungkapan "hidup bagai neraka" > > Semoga semuanya benar,,,,, dan semoga semuanya Salah ... > > DEMI PARA FILOSOF YANG AGUNG > berilah aku sepiring spageti .... dan segelas es cola > perut ini panas banget seperti neraka .... > > (wah neraka di perut) > > > > > > > > > > > > > > ________________________________________________________ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/ > ****************************************************** Milis Filsafat Posting : [email protected] Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ Website : http://filsafatkita.f2g.net/ Berhenti : [EMAIL PROTECTED] ****************************************************** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/filsafat/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
