Buat Pak Manneke dan Mbak Gadis salam kenal...

Menurut saya apa yang dibicarakan oleh Pak Anton tentang bahasan perempuan yang 
tidak membumi dari Mbak Gadis Arivia dalam hal ini tepat. Tapi sebagai bahan 
referensi juga tidak apa-apa, namun menurut saya sayang sekali bila Mbak Gadis 
menghabiskan potensinya di Amerika Sana ketimbang di Indonesia yang 
sangat-sangat membutuhkan pertolongan dari wanita-wanita pemberani seperti Mbak 
Gadis.

Saya sendiri adalah penggemar berat tulisan-tulisan Pak Anton baik di FPK 
maupun di Blognya yang selalu di update. Saya ingin bertanya pada Pak Anton 
tentang perempuan Indonesia dimana Pak Anton pernah menulisnya di salah satu 
tulisan di FPK ini yang masih saya ingat.

Pertama, bagaimana perspektif perempuan Indonesia dari sisi kesejarahan, budaya 
dan artifisial-artifisial agama.

Kedua, bagaimana makna penempatan perempuan dari sisi kekuasaan di Indonesia.

Ketiga, Apa peran perempuan dalam atmosfer kapitalisme dan apa peran perempuan 
dalam Sosialisme dan apa ideologi-ideologi itu mempengaruhi peran perempuan.

Begitu aja Pak Anton.....terus menulis Pak, karena saya dan teman-teman saya 
terus menunggu tulisan-tulisan Bapak....


Cheers


Asmarandana
Powered by Telkomsel BlackBerry®

--- On Sun, 8/31/08, anton_djakarta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: anton_djakarta <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: Amerika Berlomba Membuat Sejarah: Perebutan 
Antara Ras dan Gender
To: [email protected]
Date: Sunday, August 31, 2008, 11:57 AM






Kok tau mood saya lage jelek. Pak Manneke ini emang hebat, pusing Pak
Manneke harga saham lagi anjlok begini......

Tau geto saya dulu ambil jurusan sosial aja, biar ke Amerika Gratis.
Trus nulis-nulis kayak Mbak gadis ini, mudah banget.....kerjaan
gampang dan saya suka, dibayar orang lage...setidak- tidaknya yayasan
Amerika sana ada yang bayarin, Nyesel saya nggak ambil jurusan Fisip.

Anton

Mersudi Patitising Tindak Pusakane Titising Hening

Kirim email ke