*http://www.indonesia-investments.com/news/news-columns/analysis-performance-accomplishments-indonesia-under-jokowi/item7286*
<http://www.indonesia-investments.com/news/news-columns/analysis-performance-accomplishments-indonesia-under-jokowi/item7286>


20 October 2016
<http://www.indonesia-investments.com/news/news-columns/analysis-performance-accomplishments-indonesia-under-jokowi/item7286>
Analysis Performance & Accomplishments Indonesia Under Jokowi

2016-10-25 1:01 GMT+02:00 [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
> Netralnews.com - Ratna Sarumpaet: Monyet Juga Tahu, Ekonomi Hancur Tapi
> Jokowi Diam
> <http://www.netralnews.com/news/nasional/read/31541/ratna.sarumpaet.monyet.juga.tahu..ekonomi.hancur.tapi.jokowi.diam>
> [image: image]
> <http://www.netralnews.com/news/nasional/read/31541/ratna.sarumpaet.monyet.juga.tahu..ekonomi.hancur.tapi.jokowi.diam>
> Netralnews.com - Ratna Sarumpaet: Monyet Juga T...
> <http://www.netralnews.com/news/nasional/read/31541/ratna.sarumpaet.monyet.juga.tahu..ekonomi.hancur.tapi.jokowi.diam>
> Menurut Ratna, di bawah kepemimpina Jokowi, perekonomian tidak mengalami
> perubahan.
> View on www.netralnews.com
> <http://www.netralnews.com/news/nasional/read/31541/ratna.sarumpaet.monyet.juga.tahu..ekonomi.hancur.tapi.jokowi.diam>
> Preview by Yahoo
>
>
>
> Ratna Sarumpaet: Monyet Juga Tahu, Ekonomi Hancur Tapi Jokowi Diam
>
> Sabtu, 22 Oktober 2016 | 09:38 WIB | Nasional
> <http://www.netralnews.com/news/nasional>
>
> *JAKARTA, NETRALNEWS.COM <http://NETRALNEWS.COM>* - Aktivis kemanusiaan
> Ratna Sarumpaet berpendapat, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo
> (Jokowi), ekonomi bangsa ini tidak mengalami pertumbuhan alias stagnan. Ia
> menyebut Jokowi tidak berbuat apa-apa sebagai seorang kepala negara.
>
> "Jokowi itu *gak* bikin apa-apa lagi. Lihat perekonomian kita hancur
> semua. Lihat *gak* toko-toko kita mati semua. Coba lihat, pergi ke
> *mall-mall* itu, bikin diskon 100℅ *aja* orang *gak* datang belanja kok,"
> kata Ratna kepada *Netralnews.com*, Jumat (21/10/2016).
>
> Ibu dari artis Atiqah Hasiholan ini menambahkan, untuk melihat kondisi
> ekonomi Indonesia yang terpuruk, tak perlu seorang pakar ekonomi. Karena
> baginya, monyet pun akan berpendapat demikian jika mampu berbicara.
>
> "Aku *gak* butuh ahli ekonomi untuk mengatakan bahwa perekomian kita mati
> dan menyengsarakan rakyat. *Gak* usah masyarakat awam, saya rasa monyet
> bisa bicara diwawancara pasti dia ngomong*gitu* juga bahwa ekonomi kita
> mati," tegasnya.
>
> Pemilik Ratna Sarumpaet Crisis Centre ini merasa aneh, sebab rakyat tahu
> ekonomi terpuruk namun tak bersuara.
>
> "Ini *kan* kesulitan dan anehnya rakyat Indonesia *gak* bisa melawan
> lagi. Padahal ekonomi stagnan,"  ujar Ratna.
>
> Bahkan wanita kelahiran Tapanuli Utara, Sumatera Utara ini menyindir, jika
> Jokowi lebih mementingkan operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar
> (pungli) di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada beberapa waktu
> lalu, ketimbang memperhatikan rakyat miskin yang semakin terpuruk.
>
> "Saya menganggap OTT perlu, pungli-pungli itu penting juga, dan perlu
> cepat penanganannya. Tapi, rakyat lapar itu jauh lebih penting. (Kehadiran
> Jokowi) Itu pencitraan *aja. Gak* perlulah seorang presiden ke situ.
> Suruh dia urus ekonomi yang lebih serius. Itu pencitraan," tegas Ratna.
>
> ------------------------------
>
> Reporter : Adiel Manafe
> Editor : Y.C Kurniantoro
>
>
> 
>

Kirim email ke