Mungkin dari pengalaman sendiri,  pernah dijual dengan discount 100%, tidak
ada yang beli ? Takut diserompet barangkali pembelinya?

2016-10-25 3:28 GMT+02:00 'Karma, I Nengah [PT. Altus Logistic Service
Indonesia]' [email protected] [GELORA45] <[email protected]>:

>
>
> Kira-kira yang berkomentar ini tidur atau mabuk, kok diskon 100 % tidak
> ada yang beli?
>
> Jangankan 100 % diskon 50 % saja orang rebutan belinya, kalau  diskon 100
> % berarti gratis dong.
>
> Saya lama ikut seminar dan work shop bisnis, sebenarnya diskon itu cuma
> akal-akalan pedagang saja supaya pembeli bergaerah berbelanja.
>
> Kadang diskon 20 % harga sudah diangkat 20 %, hari gini mana orang mau
> gorong royong.
>
> Tip tip berjualan :
>
> Kalau jual makanan misalnya mie petir beli 1 mangkok gratis 9 mangkok
> dengan syarat yang belanja harus bawa motor dan teman 9 orang, tidak boleh
> bawa air, parkir bayar sehingga kerugian diambil dari sewa parkir dan harga
> air.
>
> Saat awal buka warung makan biasanya dia taruh motor teman-temannya  dan
> diparkir didepan warung makannya supaya kelihatan ramai
>
> Saat awal buka warung juga biasanya pedangan hanya sedia nasi secukupnya
> dan es teh, kalau ditanya bilangnya habis
>
> Untuk menarik pembeli biasanya disedikan hadiah/bonus, pelayan cewek yang
> cantik dan ramah dll
>
>
>
> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]]
> *Sent:* Tuesday, October 25, 2016 9:09 AM
> *To:* GELORA_In; [email protected]; Sunny; Hsin Hui Lin; '
> [email protected]' [email protected] [temu_eropa]; RKB; kh
> djie; Jakarta Globe; Sheila Kartika [email protected]
> [PERS-Indonesia]; Yoseph T Taher; NESARE
> *Subject:* [**EXTERNAL**] Re: [GELORA45] Monyet Juga Tahu, Ekonomi Hancur
>
>
>
>
>
>
> *http://www.indonesia-investments.com/news/news-columns/analysis-performance-accomplishments-indonesia-under-jokowi/item7286*
> <http://www.indonesia-investments.com/news/news-columns/analysis-performance-accomplishments-indonesia-under-jokowi/item7286>
>
>
>
>
>
> 20 October 2016
>
>
>
> 2016-10-25 1:01 GMT+02:00 [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]>:
>
>
>
>
>
> Netralnews.com - Ratna Sarumpaet: Monyet Juga Tahu, Ekonomi Hancur Tapi
> Jokowi Diam
> <http://www.netralnews.com/news/nasional/read/31541/ratna.sarumpaet.monyet.juga.tahu..ekonomi.hancur.tapi.jokowi.diam>
>
> [image: image]
> <http://www.netralnews.com/news/nasional/read/31541/ratna.sarumpaet.monyet.juga.tahu..ekonomi.hancur.tapi.jokowi.diam>
>
> Netralnews.com - Ratna Sarumpaet: Monyet Juga T...
> <http://www.netralnews.com/news/nasional/read/31541/ratna.sarumpaet.monyet.juga.tahu..ekonomi.hancur.tapi.jokowi.diam>
>
> Menurut Ratna, di bawah kepemimpina Jokowi, perekonomian tidak mengalami
> perubahan.
>
> View on *www.netralnews.com*
> <http://www.netralnews.com/news/nasional/read/31541/ratna.sarumpaet.monyet.juga.tahu..ekonomi.hancur.tapi.jokowi.diam>
>
> Preview by Yahoo
>
>
> Ratna Sarumpaet: Monyet Juga Tahu, Ekonomi Hancur Tapi Jokowi Diam
>
> Sabtu, 22 Oktober 2016 | 09:38 WIB | Nasional
> <http://www.netralnews.com/news/nasional>
>
> *JAKARTA, NETRALNEWS.COM <http://NETRALNEWS.COM>* - Aktivis kemanusiaan
> Ratna Sarumpaet berpendapat, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo
> (Jokowi), ekonomi bangsa ini tidak mengalami pertumbuhan alias stagnan. Ia
> menyebut Jokowi tidak berbuat apa-apa sebagai seorang kepala negara.
>
> "Jokowi itu *gak* bikin apa-apa lagi. Lihat perekonomian kita hancur
> semua. Lihat *gak* toko-toko kita mati semua. Coba lihat, pergi ke
> *mall-mall* itu, bikin diskon 100℅ *aja* orang *gak* datang belanja kok,"
> kata Ratna kepada *Netralnews.com*, Jumat (21/10/2016).
>
> Ibu dari artis Atiqah Hasiholan ini menambahkan, untuk melihat kondisi
> ekonomi Indonesia yang terpuruk, tak perlu seorang pakar ekonomi. Karena
> baginya, monyet pun akan berpendapat demikian jika mampu berbicara.
>
> "Aku *gak* butuh ahli ekonomi untuk mengatakan bahwa perekomian kita mati
> dan menyengsarakan rakyat. *Gak* usah masyarakat awam, saya rasa monyet
> bisa bicara diwawancara pasti dia ngomong*gitu* juga bahwa ekonomi kita
> mati," tegasnya.
>
> Pemilik Ratna Sarumpaet Crisis Centre ini merasa aneh, sebab rakyat tahu
> ekonomi terpuruk namun tak bersuara.
>
> "Ini *kan* kesulitan dan anehnya rakyat Indonesia *gak* bisa melawan
> lagi. Padahal ekonomi stagnan,"  ujar Ratna.
>
> Bahkan wanita kelahiran Tapanuli Utara, Sumatera Utara ini menyindir, jika
> Jokowi lebih mementingkan operasi tangkap tangan (OTT) pungutan liar
> (pungli) di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada beberapa waktu
> lalu, ketimbang memperhatikan rakyat miskin yang semakin terpuruk.
>
> "Saya menganggap OTT perlu, pungli-pungli itu penting juga, dan perlu
> cepat penanganannya. Tapi, rakyat lapar itu jauh lebih penting. (Kehadiran
> Jokowi) Itu pencitraan *aja. Gak* perlulah seorang presiden ke situ.
> Suruh dia urus ekonomi yang lebih serius. Itu pencitraan," tegas Ratna.
> ------------------------------
>
> Reporter : Adiel Manafe
>
> Editor : Y.C Kurniantoro
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke