baru agresi Irian Barat ekonomi sdh morat marit masih disuruh agresi yg lain2 
lagi

---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote :

 Itu bukan agresi militer. Dan, kenyataan itu 

 namanya 'pembebasan Irian Barat'.
 

 Anda sendiri kan lagi-lagi beraninya yah cuma 

 melihat realita palsu. Sebab, faktanya 

 pembebasan itu cukup sebatas "IriaN". Alias, 

 hanya bagian Papua yang dijajah Nederland. 

 Tidak nyelonong sampai ke Papua Nugini, Hawaii, 

 Alaska, Dakota, Texas dsb.
 

 --- jonathangoeij@... wrote:

 

 Anda kelihatannya tidak berani melihat kenyataan.
 Agresi militer merebut Irian Barat kalau bukan imperialisme terus apa namanya?
 


 --- jetaimemucho1@... wrote:


 Ha...ha..ha Sukarno punya nafsu Imperialis????!!!! Kalau begitu semua partai 
politik yang mendukung pembebasan Irian Barat juga antek imperialis!!!! Dan 
Belandalah yang cinta dan membela kemerdekaan!!!!
 

 On Monday, May 21, 2018 5:52 PM, jonathangoeij@... wrote:
 


 Bung Djie,
 Saya berpikir, seandainya tidak ada Operasi Pembebasan Irian Barat tentu 
Soeharto tidak akan diangkat jadi Panglima Komando Mandala (dan kemudian 
Pangkostrad) yg memberi Soeharto taring membangun kekuatan/klik di AD dan juga 
menjalin hubungan dengan pihak luar negeri terutama US/CIA yg pada akhirnya 
Soeharto menggulingkan Soekarno sendiri.
 

 Jadi disini menurut saya, kesalahan terbesar Soekarno adalah menuruti nafsu 
imperialisme serakah akan wilayah, tanpa Operasi Trikora tentu tidak akan ada 
genocide 500 ribu rakyat Papua (sekitar 25% populasi) dan tidak akan ada kudeta 
Soeharto dgn korban 3 juta orang itu. 


--- djiekh@... wrote :

 Bung Jo, Suharto itu sudah tiga kali lolos :
 1. Peristiwa 3 juli 1946.
 2. Komplotan menggagalkan Bambang Supeno yang pangkatnya lebih tinggi dari dia
     jadi Pangdam Diponegoro, sehingga akhirnya jabatan Pangdam jatuh ke dia.
 3. Korupsi di Pangdam Diponegoro. Mau dipecat oleh jendral Nasution. 
Ditempeleng
     oleh Achmad Jani, karena memalukan angkatan Darat. Gatot Subroto ( wakil 
KSAD)
     menghubungi bung karno, bahwa Suharto masih dapat dibina, supaya 
disekolahkan
     saja dulu. Kesalahan fatal pertama dari bung Karno mnuruti saran Gatot 
Subroto.
     Kesalahan fatal kedua, tentunya karena belakangan mengangkat dia jadi 
kepala Kostrad
 
https://klikfakta.wordpress.com/2012/11/11/catatan-harian-soebandrio-g30s-pki-bag-3/
 
https://klikfakta.wordpress.com/2012/11/11/catatan-harian-soebandrio-g30s-pki-bag-3/

 

 Salam,

 KH


 




Kirim email ke