Jelas wawasan Walhi lebih berjangka panjang dan memikirkan hari depan anak 
cucu bangsa Indonesia. Hanya orang yang tidak bisa melihat lebih jauh dari 
ujung hidungnya sendiri dan mengabdi kepada kaum komprador pemilik perkebunan 
sawit dapat menerima plan jahat Jokowi ini.    On Monday, February 18, 2019, 
8:54:28 PM GMT+1, [email protected] [GELORA45] <[email protected]> 
wrote:  
 
     



hutan berubah jadi perkebunan kelapa sawit

---In [email protected], <djiekh@...> wrote :

Kalau Indonesia sudah berhasil menjadikan minyak kelapa sawit jadi bermacam 
fuel,maka Indonesia bisa terlepas dari ketergantungan export minyak kelapa 
sawitnya,yangdengan berbagai cara dari luar harganya bisa dirusak. Dengan itu 
juga bisa mengurangiimport BBM. Kalau perlu Indonesia bisa tiru Malaysia, tanam 
kelapa sawit misalnya di Papua Nugini.
Pada tanggal Sen, 18 Feb 2019 pukul 05.20 jonathangoeij@... [GELORA45] 
<[email protected]> menulis:

 
     





"Jangka panjang itu akan menimbulkan masalah kebutuhan akan lahan untuk program 
B100, atau B30 pun, dalam 50 tahun ke depan dengan seiring meningkatnya 
kebutuhan akan energi, tentu akan juga meningkatkan kebutuhan bahan bakunya 
yaitu sawit, sawit juga butuh lahan untuk berkembang," kata Yuyun saat ditemui 
di kantor WALHI, Minggu (17/2/2019) malam.

"Ketika butuh lahan tentu akan menimbulkan persoalan baru, misalnya alih fungsi 
hutan untuk sawit, konflik dengan masyarakat, land grabbing (perampasan tanah), 
konflik agraria. Itu akan lebih masif terjadi," lanjutnya.


....

WALHI Kritik Wacana Jokowi yang Akan Jalankan B100 dari Sawit



Capres nomor urut 01 Joko Widodo menyampaikan pendapatnya saat debat capres 
2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). tirto.id/Andrey Gromico
Oleh: Haris Prabowo - 18 Februari 2019Dibaca Normal 1 menit

WALHI mengkritik wacana capres nomo urut 01 Joko Widodo yang mengandalkan sawit 
sebagai sumber energi dan memungkinkan menaikkan B20 hingga B100 dalam debat 
kedua capres Pilpres 2019.tirto.id - Manajer Kampanye Keadilan Iklim Wahana 
Lingkungan Hidup (WALHI) Yuyun Harmono mengkritik wacana capres 01 Joko Widodo 
yang ingin tetap mengandalkan sawit sebagai sumber energi dan memungkinkan 
menaikkan B20 hingga B100.

"Kita telah memulai B20 dan sudah berproduksi 98 persen yang kita harapkan. 
Kita ini menuju ke B100 sehingga kita harapkan total produksi biofuel," kata 
Jokowi saat debat capres kedua Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Sultan, 
Jakarta pada Minggu (17/2/2019) malam .

Namun, Yuyun menilai Jokowi tak melihat hal tersebut secara komprehensif. Ia 
menilai pemakaian energi B20 hanya efektif solusi jangka pendek, bukan jangka 
panjang.

"Jangka panjang itu akan menimbulkan masalah kebutuhan akan lahan untuk program 
B100, atau B30 pun, dalam 50 tahun ke depan dengan seiring meningkatnya 
kebutuhan akan energi, tentu akan juga meningkatkan kebutuhan bahan bakunya 
yaitu sawit, sawit juga butuh lahan untuk berkembang," kata Yuyun saat ditemui 
di kantor WALHI, Minggu (17/2/2019) malam.

"Ketika butuh lahan tentu akan menimbulkan persoalan baru, misalnya alih fungsi 
hutan untuk sawit, konflik dengan masyarakat, land grabbing (perampasan tanah), 
konflik agraria. Itu akan lebih masif terjadi," lanjutnya.

Selain itu, Yuyun juga mengkritisi moratorium sawit yang hanya berlaku tiga 
tahun saja. Ia menilai setelah tiga tahun berarti akan diperbolehkan melakukan 
ekspansi perkebunan sawit kembali.

"Ada moratorium sawit, tapi itu hanya tiga tahun, tuntutan kita adalah 25 
tahun. Supaya hal-hal seperti ini tidak terjadi ketika mereka punya strategi 
untuk mengganti bahan bakar fosil menjadi B20. Jadi kalau Cuma tiga moratorium 
sawit, berarti setelah tiga tahun boleh ada ekspansi dong?" katanya.

Baca juga: Debat Pilpres, Jokowi: Penilaian Infrastruktur Prabowo Salah Besar
Debat capres kedua mengambil tema energi dan pangan, sumber daya alam dan 
lingkungan hidup, serta infrastruktur. 

Debat tersebut dipandu oleh Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki sebagai moderator, 
sementara tujuh panelis berasal dari kalangan akademisi dan para pakar dari 
berbagai bidang. 

Tujuh panelis tersebut, yakni Rektor ITS Profesor Joni Hermana, Direktur 
Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nur Hidayati, Rektor IPB 
Arif Satria, juga ahli pertambangan ITB Profesor Irwandy Arif.

Lalu ada Pakar Energi Ahmad Agustiawan, Pakar Lingkungan Undip Sudharto P. 
Hadi, dan Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria Dewi Kartika juga 
terlibat sebagai panelis.

Debat disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi yaitu RCTI, GTV, 
MNC TV, dan INews TV, serta bisa disaksikan secara live streaming..

Baca juga:   
   - Hasil Debat Kedua: Jokowi Salah Klaim, Prabowo Sekadar Jargon
   - Hasil Debat Kedua: Jokowi dan Prabowo Gagal Membahas Isu Krusial

Baca juga artikel terkait DEBAT KEDUA CAPRES 2019 atau tulisan menarik 
lainnyaHaris Prabowo
(tirto.id - Ekonomi) 

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno

   

  #yiv7502851061 #yiv7502851061 -- #yiv7502851061ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-mkp #yiv7502851061hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-mkp #yiv7502851061ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-mkp .yiv7502851061ad 
{padding:0 0;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-mkp .yiv7502851061ad p 
{margin:0;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-mkp .yiv7502851061ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-sponsor 
#yiv7502851061ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-sponsor #yiv7502851061ygrp-lc #yiv7502851061hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-sponsor #yiv7502851061ygrp-lc .yiv7502851061ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv7502851061 #yiv7502851061actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv7502851061
 #yiv7502851061activity span {font-weight:700;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv7502851061 #yiv7502851061activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv7502851061 #yiv7502851061activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv7502851061 #yiv7502851061activity span 
.yiv7502851061underline {text-decoration:underline;}#yiv7502851061 
.yiv7502851061attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv7502851061 .yiv7502851061attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv7502851061 .yiv7502851061attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv7502851061 .yiv7502851061attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv7502851061 .yiv7502851061attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv7502851061 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv7502851061 .yiv7502851061bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv7502851061 
.yiv7502851061bold a {text-decoration:none;}#yiv7502851061 dd.yiv7502851061last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7502851061 dd.yiv7502851061last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv7502851061 
dd.yiv7502851061last p span.yiv7502851061yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv7502851061 div.yiv7502851061attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv7502851061 div.yiv7502851061attach-table 
{width:400px;}#yiv7502851061 div.yiv7502851061file-title a, #yiv7502851061 
div.yiv7502851061file-title a:active, #yiv7502851061 
div.yiv7502851061file-title a:hover, #yiv7502851061 div.yiv7502851061file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv7502851061 div.yiv7502851061photo-title a, 
#yiv7502851061 div.yiv7502851061photo-title a:active, #yiv7502851061 
div.yiv7502851061photo-title a:hover, #yiv7502851061 
div.yiv7502851061photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv7502851061 
div#yiv7502851061ygrp-mlmsg #yiv7502851061ygrp-msg p a 
span.yiv7502851061yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv7502851061 
.yiv7502851061green {color:#628c2a;}#yiv7502851061 .yiv7502851061MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv7502851061 o {font-size:0;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061photos div {float:left;width:72px;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv7502851061
 #yiv7502851061reco-category {font-size:77%;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061reco-desc {font-size:77%;}#yiv7502851061 .yiv7502851061replbq 
{margin:4px;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-mlmsg select, #yiv7502851061 input, #yiv7502851061 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-mlmsg pre, #yiv7502851061 code {font:115% 
monospace;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-mlmsg #yiv7502851061logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-msg 
p#yiv7502851061attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-reco #yiv7502851061reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-sponsor 
#yiv7502851061ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-sponsor #yiv7502851061ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-sponsor #yiv7502851061ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv7502851061 #yiv7502851061ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv7502851061 
#yiv7502851061ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv7502851061   

Kirim email ke