*Dua atau tiga hari lalu diberitakan bahwa Jokowi obral pajak untuk pengusaha, sekarang dia naikan harga materai. Mungkin sebentar lagi ada sesuatu yang dinaikan pajak atau dikurangi subsidi. Jadi tunggu saja seperti anda menunggu untuk melihat film terbaru di bioskop dekat rumah. Munkin juga dia akan berikan argumennya bahwa negara kekurangan fulus jadi sedikit akal bulus, tentu dibolehkan, sebabcadangan devisa kurang lebih hanya 3 miliar dolar, defisit APBN, pendapatan ekspor menurun etc, Negara sesak nafas, jadi harap warganegara berkorban untuk ibu pertiwi yang kemalanagn.*
On Tue, Jul 9, 2019 at 4:41 PM Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote: > > > Paling juga disuruh tempel 2 lembar > > Meterai pd dasarnya pajak, penghilangan meterai 3 ribu dan 6 ribu > dijadikan 10 ribu pada dasarnya menaikkan pajak masyarakat kecil yg umumnya > transaksi2nya juga nilainya kecil dan tidak tanggung2 kenaikan sampai > ratusan persen. > > > ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote : > > Juga egoisme tingkat tinggi. > Banyak yang ketawa, kalau mau dinaikkan kenapa tidak sekalian jadi Rp 12 > ribu, supaya persediaan materai Rp 6.000 yang tersisa tetap berguna > (tempel 2 lembar). Kenaikan ini menunjukkan pemerintah hanya memikirkan > kepentingannya sendiri. > > Kalau untuk pemasukan (mengisi kas negara) kenapa pemerintah malas > memikirkan cara yang produktif untuk kemajuan bangsa. Minimal untuk benahi > neraca yang jomplang terus. > > --- jonathangoeij@... wrote: > > Ekonomi biaya tinggi > > -- ajegilelu@... wrote : > > Apa pemerintah tidak bisa sedikit kreatif untuk mengisi kas negara > dengan jalan yang lebih produktif? > > - > > *Materai Naik Jadi Rp 10.000, Kas Negara Dapat Tambahan Rp 3 T* > > >
