berita menarik dari Jawa Barat (media ind)..tapi bisa juga yang ditimur dan tengah karena erosinya lebih besar??

sgm
----
BANDUNG--MIOL: Kepala Balai Arkeologi (Balar) Bandung Tony Djubiantono, memperkirakan, usia fosil manusia purba 'Homo Pithecantropus Erectus' di Tambak Sari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat pada tahun 1999 lalu berusia di atas satu juta tahun atau lebih tua ketimbang manusia purba di Sangiran, Jawa Timur.
"Perkiraan tersebut berdasarkan hasil penelitian pada gigi manusia purba di Tambak Sari Tenneesee University, Amerika Serikat,"
katanya di Bandung, Kamis.
Tony Djubiantono menyebutkan, manusia purba di Pulau Jawa bagian barat terhitung lebih tua dibandingkan Jawa bagian tengah dan bagian timur, mengingat proses pengangkatan permukaan tanah jutaan tahun lalu diawali dari Pulau Jawa bagian barat.
Menurutnya, ini terbukti dimana ketinggian batuan gamping yang merupakan batuan di dasar laut, di Jawa Barat mencapai angka 750 meter di bawah permukaan laut (Mdpl).
"Sedangkan ketinggian batuan gamping di Pulau Jawa bagian tengah dan bagian timur hanya di kisaran antara 300 Mdpl sampai 400 Mdpl, yang berarti menunjukkan bahwa pengangkatan permukaan tanah di Pulau Jawa bagian barat lebih awal," katanya.
Karena itu, katanya, asumsi temuan manusia purba di Pulau Jawa bagian barat termasuk temuan di Tambak Sari, berusia lebih tua ketimbang temuan manusia purba di Sangiran.
Dikatakannya, Balar Bandung sampai saat ini masih melakukan proses 'eksavasi' di area temuan manusia purba Tambak Sari, yang tidak menutup kemungkinan masih ada bukti otentik lainnya perihal manusia purba.
Sebelumnya, Balar Bandung di Tambak Sari telah menemukan ribuan tulang belulang yang berasal dari manusia purba serta hewan purba, seperti, babi, kijang, gajah dan kuda nil.
Di samping itu, Balar Bandung tengah melakukan proses penggalian dan penelitian di beberapa kawasan temuan benda-benda keperbukalaan, seperti, di Cijurai Cirebon, Pawon Kabupaten Bandung, Situs Gunung Padang Cianjur, Sukabumi, Kuningan dan Limbangan Garut.
"Khususnya penelitian di situs Gunung Padang dan Limbangan Garut, merupakan, penemuan berupa batuan zaman 'megalitik'," demikian Tony Djubiantono. (Ant/Ol-02)

Kirim email ke