Setahu saya Pk Djubiantono itu dulunya (atau latar pendidikannya) adalah geologist, yang beralih ke arkeologi; pernah jadi assistennya Prof. Sartono
----- Original Message ----- From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, August 25, 2003 9:34 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Batugamping dan Homo P Erectus > Terima kasih Pak Zaim inputnya, memang itu yang diharapkan, input dari ahlinya...Kalau saya tak salah, Pak Djubiantono bukan geologist kan, tapi latar belakangnya antropologi atau arkeologi. Saya banyak baca tulisannya yang bersama Prof. Semah dan Semah di Sangiran dan Jawa Tengah. > > Barangkali Pak Zaim bisa menceritakan sedikit bagaimana para ahli merekontruksi badan utuh dari hanya beberapa serpihan tulang tengkorak, rahang, paha, atau hanya geligi sebab itu yang sering diragukan, kok bisa ya... > > Salam, > Awang H. Satyana > Eksplorasi BP Migas > > zaim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > IAGI Netters, > Informasi ditemukannya sebuah gigi (molar atau premolar ?) manusia purba > dari daerah Ciamis, Jawa Barat oleh Dr. Tony Djubiantono sebenarnya sudah > agak lama, sekitar tiga tahun-an yang lalu. > Yang saya pernah dengar, ada yang masih meragukan apakah fosil gigi tersebut > benar2 milik manusia, atau sejenis kera, namun kita ambil positifnya, bahwa > fosil tersebut (mudah2an) milik manusia purba, dan ini merupakan penemuan > pertama fosil hominid dari Jawa Barat. Tiga tahun yang lalu, Pak Tony juga > menjelaskan, meski tanpa bukti pertanggalan radiometri dan stratigrafi yang > masih kurang jelas, bahwa fosil gigi tersebut berasal dari/milik manusia > purba yang umurnya lebih tua dari seluruh fosil manusia purba di Jawa Tengah > dan Jawa Timur yang telah kita kenal selama ini, berdasarkan interpretasi > beliau bahwa pengangkatan Jawa Barat lebih dahulu ketimbang Jawa Tengah dan > Jawa Timur, tanpa disertai bukti2 geologis yang relevan, dan seperti yang > diungkapkan Pak Awang, memang sangat benar bahwa tidak ada hubungannya > antara pengangkatan batugamping di Jawa Barat yang (sekarang ini) elevasinya > lebih tinggi dengan kedudukan batugamping di Jawa Tengah dan Timur, dapat > menentukan usia fosil manusia Jawa Barat lebih tua dari yang di Jawa Tengah > dan Timur. > Menurut saya, terlalu riskan berkesimpulan seperti itu.................... > > Terima kasih, > > Wassalam, > > Yahdi Zaim > Departemen Teknik Geologi > FIKTM ITB > Telp.& Fax. : 022.250.21.97 > > > > --------------------------------- > Do you Yahoo!? > Yahoo! SiteBuilder - Free, easy-to-use web site design software --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : F. Hasan Sidi([EMAIL PROTECTED])-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi([EMAIL PROTECTED]) Komisi Karst : Hanang Samodra([EMAIL PROTECTED]) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo([EMAIL PROTECTED]) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin([EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius([EMAIL PROTECTED]) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono([EMAIL PROTECTED]) ---------------------------------------------------------------------

