Rekan-rekan Ahli Geologi,
Sehubungan dengan topic Hemat BBM yang sejak beberapa hari ini tampil di
milis IAGI, di bawah ini saya sampaikan share dari Rotarian Subagio
Danuningrat, mantan Presiden Rotary Club Kebayoran, Jakarta,  semoga
bermanfaat bagi kita semua. Sekedar tambahan, pada tahun 1976, saya
mendapatkan pelajaran sederhana tentang hemat energi ini yaitu ketika
diundang makan malam oleh seorang ibu di Lyon, Perancis. Ibu tersebut
menyalakan lampu ketika masuk dapur dan langsung mematikannya ketika keluar.
Demikian juga ketika pindah ke ruang tamu, lampu di ruang makan langsung
dimatikan. Dan televisi tak pernah dinyalakan ketika sedang beramah tamah.
Beda dengan di kebanyakan keluarga Indonesia kan?
Nan, inilah share dari Past President Rotary Subagio Danuningrat :

> Subject: Sharing Hemat BBM
> Rekan-rekan Rotarian  semuanya,
>  Berikut saya sharingkan beberapa trik untuk hemat BBM.
>   Hemat dari sudut perilaku.
> 1. Kebiasaan keluar kantor makan siang/malam, sementara ini dikurangi
>  dulu, sebaiknya bawa bekal/delivery supaya bensin mobil nggak terbuang
>  sia-sia terkena macet, dll.
>  2. Jika mau bepergian, ajaklah keluarga/rekan kantor yg mau pergi juga
>  sehingga tidak perlu pakai dua mobil.lebih.
>  3. Manfaatkan angkutan umum seperti busway, KA, metromini sebisa mungkin.
>  4. Dalam kondisi jalan macet (luar kota), sebaiknya menepi saja, sekalian
> makan/buang air/isi bensin serta istirahat, tunggulah sampai jalanan tidak
> macet lagi baru berangkat.
>  5. Cara mengemudi harus smooth, kurangi frekwensi pengereman.
>  Antisipasi traffic di depan anda, kalau di depan ada lampu merah,
>  nggak perlu menggeber gas, biarkan mobil meluncur toh kena lampu merah
> juga.
>  Ingat, jangan nge-gas lalu nge-rem, energi terbuang sia-sia di ban dan
> kampas rem.
>  6. Carilah rute/jalan alternatif yg tidak macet, agak jauh sedikit ,
tidak
> apa-apa tetap lebih irit asal lancar .
>
> Hemat dari sudut teknis
> 1. Tekanan ban di angka 32-34 psi (sedikit diatas rekomendasi pabrik)
>  2. Lebar telapak ban jangan lebih dari 215
>  3. Saat meluncur/turunan, persneling jangan di posisi N, biarkan di D.
>  Efek engine brake terbukti lebih menghemat bbm daripada stasioner.
>  4. Nyalakan AC seperlunya saja. Tapi saat ditol, justru nyalakan AC,
>  jangan buka jendela.
>  5. Turunkan muatan-muatan tak berguna yg selalu ada di mobil. Pilih
karpet
> > mobil yg ringan tapi kuat.
>  6. Minta bengkel melakukan setting timing yang tepat sesuai dengan
> BBM(Premium/Pertamax/Pert+) untuk mobil Anda. Timing terlalu majubisa
> menyebabkan ngelitik-boros. Timing terlalu mundur juga bisa boros.
>  7. Bersihkan saringan udara (bisa dilakukan sendiri) per 2500 km atau
>  tergantung kondisi.
> 8. Bila mau investasi alat Pengirit BBM No. 1di Dunia, belilah " Khaos
Super
> Gas Saver ", karena alat tsb, mempunyai keunggulan-keunggulan sbb :
> Dapat menghemat BBM hingga 50%. Dapat mengurangi polusi hingga 0%. Dapat
> menambah daya Mesin. Dapat dipakai untuk semua jenis mobil berbahan bakar
> bensin. Tidak merusak mesin mobil dan dapat dipakai untuk seumur hidup
> mobil. Bebas biaya perawatan. Waktu pemasangan/instalasi 15 menit.
> Bergaransi 5 ( lima ) tahun.
>
>    Hemat dari sudut pandang teoritis
> 1. Jangan memanaskan mobil terlalu lama, maksimum 2 menit saja.
>  Warming-up mesin selama 30 menit, sama artinya dengan terjebak macet
>  selama 30 menit juga. Bandingkan dengan, jika Anda menjalankan
> mobil tersebut dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam, selama 30 menit,
>  maka Anda sudah mencapai jarak 30 km.
>  - Kasus I.  Manasin mesin 30 menit, jarak tempuh 0 km.
>  - Kasus II. Mobil berjalan 30 menit dengan speed rata-rata 100
>  km/j, jarak tempuh 50 km.
>
>  Konsumsi BBM juga fungsi dari waktu, bukan hanya fungsi dari jarak loh
>  ... Jika diasumsikan mobil Anda rata-rata konsumsi BBM-nya 10 km/l,
>  maka untuk
>  - Kasus II akan menghabiskan 5 liter BBM
>  - Kasus I, tergantung cc mobil Anda, makin besar cc-nya maka makin boros.
>  Untuk < 1000 cc, selama 30 menit akan menghabiskan sekitar 0,5-1 liter
BBM
>  Untuk 1000 cc - 2500 cc, selama 30 menit akan menghabiskan sekitar
>  1-1,5 liter BBM
>  Untuk > 2500 cc, selama 30 menit akan menghabiskan sekitar > 1,5 liter
BBM
>  Semakin tinggi cc mobil Anda, maka konsumsi BBM cenderung melawan
>  waktu daripada melawan jarak. Sebaliknya, jika cc mobil Anda kecil,
>  maka konsumsi BBM cenderung ber-korelasi dengan jarak, bukan waktu .
>
> Pengalaman pribadi:
>  BDG-JKT via puncak (170km), makan waktu sekitar 5 jam, konsumsi BBM
>  sekitar 22 liter.
>  BDG-JKT via cikampek (160km), makan waktu sekitar 3,5 jam, konsumsi
>  BBM sekitar 19 liter.
>  BDG-JKT via Cipularang (130km), makan waktu sekitar 1,5 jam, konsumsi
>  BBM sekitar 12 liter
> Silahken email ini di-forward biar konsumsi BBM bisa turun drastis.
>  Atau barangkali ada yg mau menambahkan?
>
>  Seandainya 1 mobil bisa berhemat 2 liter per hari, bayangkan berapa
>  banyak Mobil/motor yg tertolong... :-)
>  Silahkan mencoba barang kali ada manfaat buat kita semua.
> Apabila menginginkan informasi alat Penghemat BBM dan Pengendali Emisi ,
> hubungi liwat e-mail saya [EMAIL PROTECTED]
> Salam selalu,
> Subagio Danuningrat
>
>
>
>
> --
> [EMAIL PROTECTED], provided by PT Centrin Online Tbk
> http://milis.centrin.net.id/milis/listinfo/rotaryd3400
>
>
> --
> [EMAIL PROTECTED], provided by PT Centrin Online Tbk
> http://milis.centrin.net.id/milis/listinfo/rotaryd3400
>


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke