2008/2/28 Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]>:
> Pak Nyoto,
>
>  Jangan berburuk sangka dulu Pak. Data tidak dibuka kan kepada umum dan 
> media. Kepada pihak2 yang memerlukan (DPR, Polda, Tim BPLS, geologists dan 
> drilling engineers yang ditunjuk resmi untuk mempelajarinya) data telah 
> dibuka.
>


Mungkin Pak Nyoto baca tulisannya antara ini ya ?
Kalimat terakhirnya yg perlu diklarifikasi :)

RDP
=================================
Data Lumpur Lapindo Harus Dibuka Untuk Publik
29/01/08 20:36 Jakarta (ANTARA News) - Akses publik terhadap informasi
dan data yang terkait semburan lumpur panas akibat aktifitas
pengeboran di sumur PT Lapindo Brantas dinilai pakar geologi masih
sangat minim, sehingga masyarakat "buta" sama sekali dengan masalah
ini.


"Selama satu tahun terakhir kita buta sama sekali soal apa yang sudah
dilakukan Lapindo dan pemerintah dalam usaha mengatasi semburan
lumpur," kata mantan Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Andang
Bachtiar di Jakarta, Selasa,

Ia menegaskan akses yang sangat minim terhadap data permukaan dan
bawah tanah tidak pernah ditampilkan ke situs-situs resmi, padahal
data itu sangat penting untuk mencari solusi dari berbagai pihak.

Memang ada peraturan hukum yang menyebutkan bahwa informasi eksplorasi
tambang merupakan rahasia negara, dan pihak yang membocorkannya akan
didenda sangat berat.

"Tapi lumpur Lapindo ini sudah mengganggu kepentingan rakyat, sehingga
data itu sudah seharusnya dibuka untuk publik dan tidak lagi dianggap
sebagai rahasia negara," kata Andang.

Ketika berbicara di forum diskusi pakar bersama publik "Mengurai
Lumpur Lapindo dan Solusinya", Andang mengingatkan bahwa bencana alam
tidak bisa menjelaskan masalah luapan lumpur Lapindo.

Dengan kalimat singkat, Andang menyimpulkan bahwa sebenarnya lumpur
meluap ke permukaan akibat proses pengeboran yang tidak sesuai dengan
standar operasi.

Sebagai pakar geologi, ia juga membantah keras teori kemunculan luapan
lumpur akibat gempa yang terjadi dua hari sebelum lumpur mulai muncul
di Porong.

Pada tanggal 27 Mei 2006, terjadi gempa bumi yang berpusat di
Yogyakarta. Gempa itu berkekuatan 6,3 skala Richter.

Pakar gempa bumi Manga & Brodsky menyebutkan bahwa gempa bumi memang
bisa mengakibatkan semburan lumpur, tapi jika kekuatannya di atas 9
skala Richter dan berjarak dekat.

Sementara Yogyakarta dan Sidoarjo berjarak sekitar 300 km dan gempa
Yogya pun hanya 6,3 skala Richter.

"Sangat kecil kemungkinan gempa Yogya memicu semburan lumpur di
Sidoarjo," demikian simpulan pakar gempa asal Institut Teknologi
Bandung (ITB) Sri Widyantoro.

Sementara itu Rudi Rubiandini, mantan ketua tim investigasi independen
luapan lumpur Sidoarjo, mengatakan bahwa ternyata pihak Lapindo
sendiri tidak mengetahui secara persis titik sumber lumpur.

"Itu karena mereka memang juga tidak tahu di mana titik bor mereka," kata Rudi.

Baik Andang maupun Rudi mengaku data dan fakta soal semburan lumpur
mereka peroleh justru dari pihak kepolisian, bukan dari Lapindo. (*)

COPYRIGHT (c) 2008

----------------------------------------------------------------------------

CALONKAN DIRI ANDA SEBAGAI KETUA UMUM IAGI 2008-2011  !!!!!
PENDAFTARAN CALON KETUA 13 FEB S/D 6 JUNI 2008
PENGHITUNGAN SUARA: PIT IAGI 37 DI BANDUNG

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke