On Tue, 29 Oct 2002, Irving Hutagalung wrote:

> > <.web.id//or.id>
> > Cuman sayangnya kalau di IDNIC kita daftar walau hanya dengan berbekal
> > no.ktp entah itu ktp sendiri atau karangan, bisa saja tuh
> > <IDNIC beda ama domreg lain Lagi>, Orang cuman berbekal akses
> > Rp 2500 dari
> > warnet konek ke website IDNIC kemudian register juga bisa
> > dapet domain.
>
> Apa sudah ada pengecekan KTP online? =)
Kalau ada keterbatasan resource mengapa tidak cari solusi lain?
> Kalo sudah ada, pasti bisa. Ini kan masalah keterbatasan sistem saja.
>
> Yang penting, si pengguna domain sudah memberikan nomor KTP nya. Kalo di
> belakang hari ketahuan kalo itu KTP palsu? Ya IDNIC berhak mencabut
> domain tsb. Sederhana kan? Kok mesti repot.
Apakah ada yang pernah dicheck no KTPnya? sehingga IDNIC tahu jika
KTP yg diberikan palsu?
>
> > Nah apakah kita sebagai masyarakat tidak punya tanggung jawab dalam
> > persoalan masalah ketertiban masyarakat?. Wah repot! :>
> > Untung banyak masyarakat indonesia belum kenal internet.
>
> Wah, ini entar ujung2nya mau dibawa kemana? Apakah tidak ada hukum yg
> mengatur ketertiban masyarakat? Apa masyarakat sendiri yg harus turun
> tangan menertibkan orang lain? Hukum rimba dong?
> Contoh di dunia nyata, penggrebekan "warung remang2" oleh masyarakat.
> Apakah sebenarnya *secara hukum* hal ini bisa dibenarkan? Tentu tidak.
> Tapi si pelaksana penggrebekan kan bisa dengan tenang bilang "Lho, saya
> kan juga bertanggung jawab terhadap masalah ketertiban". Lantas, apa
> gunanya hukum?
>
Hahahaha..
Memang benar mas kalau seperti itu repot khan.
Sebagai anggota masyarakat memang kita seharusnya juga tanggap. Jika ada
warung remang2x apakah diam saja? tentu seharusnya kita memberi informasi
kepada Om/Om penegak hukum<polisi>.
>
> > Jika seorang provokator dalam sebuah kerusuhan ditangkap
> > kenapa site yang berisi provokasi tidak ditutup?. Bukankah sama-sama
> > mempunyai content yg sama.
>
> Ya, tapi provokator ditangkap oleh siapa? Polisi kan? Ya sudah, hukumnya
> sama dong. Provokator di website juga ditangkap oleh polisi.
>
> Ingat, IDNIC bukan polisi.
IDNIC memang bukan POLISI ini sangat jelas sekali.
Tapi apakah IDNIC akan berpangkutangan ketika ada provokasi disebuah
website yang *.web/or.id?


Salam,

Bayu Krisna


_______________________________________________
Idnic mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://www.idnic.net.id/cgi-bin/mailman/listinfo/idnic

Kirim email ke