Maaf mbak .. bunga bangkai tidak bisa disejajarkan dengan batik, reyog, angklung, atau wayang kulit. Keempat benda yang saya sebut terakhir adalah hasil budidaya, hasil kreasi berdarah-darah para empu. Alangkah malangnya jika kita semua (para ahli waris) yang menerima pusaka dalam bentuk jadi ternyata tidak bisa merawatnya. Bunga bangkai, beda dengan keempat benda budaya tadi, adalah anugerah alam dan karunia Tuhan. Terlalu sombong jika kita mengklaim hanya milik negeri ini karena (kebetulan) Thomas Stamford Raffles melihatnya di Bengkulu. Sebagai sesama negeri tropis sangat mungkin bunga ini juga tumbuh di negeri jiran.
Apakah para pendaki akan marah lantaran edelweis dijadikan bunga nasioanl Austria? Kabarnya saat Kim Il Sung berkunjung ke Indonesia, ia membawa buah tangan anggrek jenis dendrobium. Anggrek itu kemudian beranak pinak di Korea Utara dan di sana diberi nama anggrek Kim Il Sung. Apa ada negeri lain yang keberatan? Kita mengenal Belanda dengan julukan negeri tulip. Bunga ini bukan hanya bunga nasional Belanda, tapi lahan pertaniannya pun punya pengatur debit otomatis. Padahal tulip itu berasal dari Turki (ada juga yang bilang dari Parsi kemudian di bawa ke Turki). Yang pernah singgah di rumah orang Turki niscaya pernah mencoba teh Turki tersaji dalam gelas seukuran bunga tulip. Meski begitu Turki tidak pernah menuntut agar predikat negara tulip dilepas dari negeri kincir angin. Tentu masalahnya akan berbeda jika, misalnya, Malaysia memasang gambar komodo untuk iklan pariwisatanya. Adakah yang berani mengklaim panda sebagai binatang endemik kecuali Zhungguo (Cina)? Siapa yang punya kanguru selain benua di selatan Nusantara? Salam dari Sangatta 29-Januari-2009 ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, 29 January 2009 9:48:31 Subject: [indobackpacker] Re: plang iklan truly Malay (Surat Cinta Kepada Kementrian Kebudayaan Malaysia) Gara - gara tulisan2 ini saya jadi "perhatian" padahal sebelumnya tidak terlalu aware meski hampir setiap hari melewati jalur jalan raya perempatan Rasuna Said & Gatot Subroto - Jakarta. Disana berdiri tinggi dan megah tepat di persimpangan itu sebuah Plang bertajuk, Visit Malaysia, truly Malay lengkap dengan gambar "bunga bangkai" yang juga dicanangkan menjadi ciri kota Bengkulu. Kalo memang Malaysia dianggap mencuri..... dengan plang iklan semacam itu berdiri tenang di negara tuan rumah yang dicuri... kok kayaknya aneh yah ? Jadi siapa yang ga bener yah ? Cuma pertanyaan retorik , yang bisa jawab cuma kita sendiri aja. Thanks & regards, Julia julia.sendjaja@ croda.com Recent Activity * 78 New MembersVisit Your Group Yahoo! News Odd News You won't believe it, but it's true Yahoo! Finance It's Now Personal Guides, news, advice & more. Yahoo! Groups w/ John McEnroe Join the All-Bran Day 10 Club. . Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/ [Non-text portions of this message have been removed]
