Mas Puguh jeli juga rupanya.
Ada 2, yang satu pas dipintu masuk bandara (jadi kalau orang berhenti ambil 
karcis mobil, kelihatan jelas) dan yang satu lagi menjelang pintu 
keluar.....................
 
Mungkin ada yang bisa menyampaikan pada penguasa bandara, bahwa memang 
beliau-beliau perlu dana perawatan/pengembangan bandara, tapi setidaknya jangan 
pasang iklan ajakan ke negara lain dong............
Lebih baik ajakan untuk lihat Daerah Tujuan Wisata Nusantara ini.
Setuju dengan pemutaran lagu-lagu Nusantara, yang diwajibkan di semua 
bandara.............
 
Dari kementerian juga gak ada gaungnya.............!!
 
Alih-alih mengenal lagu Nusantara, wong remaja sekarang juga nggak kenal lagu 
wajib. alasannya jarang dinyanyikan kalau ada Upacara.
Indonesia Raya dijadikan ring tone saat bulan Agustus.
Padahal lagu ini harus didengarkan dengan khidmat.
(Jadi sebenernya siapa dilecehkan oleh siapa ?)
 
Usulan pakai kaos Indonesia, setuju banget.............
Ini souvenier wajib beli kalau lagi berkunjung ke suatu daerah, sambil kita 
bawa kaos kota lain untuk dibagikan ke temen-temen yang kebetulan ketemu di 
jalan, semacam tuker-tukeran kado lah.
 
Sambil serahkan kaos (dari kota yang pernah kita singgahi), kalau kebetulan 
teman kita belum pernah ke sana, ya kita cerita lah serba-serbi kota tersebut.
 
Dari pengalaman jalan-jalan, rasanya koq masih ada yang ngganjal di hati, 
terutama soal kebersihan.
 
Solo yang terkenal dengan kehidupan lesehan malam, makanannya mak nyuuus, 
nyamleng tenan............kalau kita lihat paginya, syerem....
trotoar penuh dengan limbah semalam...................
 
Tapi Solo memang sedang bebenah, rumah-rumah tua dihidupkan auranya lagi.
Lihat TB Gramedia, bangunan modernnya ada di belakang sebuah rumah 
tua..............yang dijadikan ruang serbaguna, untuk pameran dan bedah 
buku............
 
Semoga, kedepan Orang Indonesia lebih kenal & cinta pada budaya bangsa.
 
Salam
 
Ery
 
 
 
 
 
 


--- On Thu, 1/29/09, puguh_imanto <[email protected]> wrote:

From: puguh_imanto <[email protected]>
Subject: [indobackpacker] Re: plang iklan truly Malay (Surat Cinta Kepada 
Kementrian Kebudayaan Malaysia)
To: [email protected]
Date: Thursday, January 29, 2009, 1:18 AM







Di pelataran parkir Airport Ngurah Rai, Denpasar; anda juga akan 
langsung dihadapkan pada papan iklan tersurat;
"Your Next Destination: Malaysia" (saya lupa apa kata-kata persisnya)

Pesan tersirat: do not spend all of your money in Bali...

:D

Puguh

--- In indobackpacker@ yahoogroups. com, julia.sendjaja@ ... wrote:
>
> Gara - gara tulisan2 ini saya jadi "perhatian" padahal sebelumnya 
tidak 
> terlalu aware meski hampir setiap hari melewati jalur jalan raya 
> perempatan Rasuna Said & Gatot Subroto - Jakarta. Disana berdiri 
tinggi 
> dan megah tepat di persimpangan itu sebuah Plang bertajuk, Visit 
Malaysia, 
> truly Malay lengkap dengan gambar "bunga bangkai" yang juga 
dicanangkan 
> menjadi ciri kota Bengkulu. 
> 
> 

 














      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke