Saya rasa kita-kita punya kesamaan persepsi untuk berhenti ngedumel dan mulai bertindak.
Ide membuat baju kaos dengan gambar promosi daerah wisata di Negara kita saya rasa salah satu tindakan kecil yang bisa kita mulai. Mungkin para Indobackpackers bisa mulai mengoleksi baju-baju kaos ini dan "selalu" mengenakan baju semacam ini saat berada di luar negeri. Kayaknya hampir semua daerah wisata di Indonesia baju kaos semacam ini bisa dibeli, kalo indobackpackers belum memproduksinya. Yah. biarpun efeknya tidak secanggih membuat iklan di televisi, tapi kalo semua indobackpackers melakukannya, apa nggak heboh tuh. Seperti pepatah bilang, sedikit demi sedikit, lama - lama menjadi bukit. Mungkin. bisa jadi tanda pengenal juga seandainya sesama indobackpackers ketemuan di jalan. Hm. ini mungkin nggak ya? Hendrik Rupang Delight yourself in GOD and He will give you the desires of your heart. _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of joko santoso Sent: 29 Januari 2009 23:27 To: [email protected] Subject: Re: [indobackpacker] Re: plang iklan truly Malay (Surat Cinta Kepada Kementrian Kebudayaan Malaysia) Maaf mbak .. bunga bangkai tidak bisa disejajarkan dengan batik, reyog, angklung, atau wayang kulit. Keempat benda yang saya sebut terakhir adalah hasil budidaya, hasil kreasi berdarah-darah para empu. Alangkah malangnya jika kita semua (para ahli waris) yang menerima pusaka dalam bentuk jadi ternyata tidak bisa merawatnya. Bunga bangkai, beda dengan keempat benda budaya tadi, adalah anugerah alam dan karunia Tuhan. Terlalu sombong jika kita mengklaim hanya milik negeri ini karena (kebetulan) Thomas Stamford Raffles melihatnya di Bengkulu. Sebagai sesama negeri tropis sangat mungkin bunga ini juga tumbuh di negeri jiran. Apakah para pendaki akan marah lantaran edelweis dijadikan bunga nasioanl Austria? Kabarnya saat Kim Il Sung berkunjung ke Indonesia, ia membawa buah tangan anggrek jenis dendrobium. Anggrek itu kemudian beranak pinak di Korea Utara dan di sana diberi nama anggrek Kim Il Sung. Apa ada negeri lain yang keberatan? Kita mengenal Belanda dengan julukan negeri tulip. Bunga ini bukan hanya bunga nasional Belanda, tapi lahan pertaniannya pun punya pengatur debit otomatis. Padahal tulip itu berasal dari Turki (ada juga yang bilang dari Parsi kemudian di bawa ke Turki). Yang pernah singgah di rumah orang Turki niscaya pernah mencoba teh Turki tersaji dalam gelas seukuran bunga tulip. Meski begitu Turki tidak pernah menuntut agar predikat negara tulip dilepas dari negeri kincir angin. Tentu masalahnya akan berbeda jika, misalnya, Malaysia memasang gambar komodo untuk iklan pariwisatanya. Adakah yang berani mengklaim panda sebagai binatang endemik kecuali Zhungguo (Cina)? Siapa yang punya kanguru selain benua di selatan Nusantara? Salam dari Sangatta 29-Januari-2009
