Sewaktu pulang dari KL, di bandara Sukarno-Hatta seperti biasa saya antri untuk dicap imigrasi. Petugasnya seorang lelaki muda yang tinggi besar dan berwajah serius. Biarpun sudah berulangkali lewat imigrasi (apalagi ini imigrasi bangsa sendiri), melihat wajahnya yang serius saya jadi tegang juga. Begitu dia sudah 'jeglok-jeglok' dan mau mengembalikan paspor saya, dengan wajah masih serius, tiba-tiba dia nanya, "Telor asinnya mana?" Glek! Saya kaget banget. Sempat-sempatnya dia nanya begitu! Pasti dia tadi memperhatikan kolom Tempat dan Tanggal Lahir di paspor saya. Kebetulan saya memang lahir di Brebes, yang seantero dunia kayaknya sudah tahu kalau itu kota telor asin :)) Saya cuma bisa mengelak, "Saya kan dari KL, Mas." "Ya sudah," jawabnya sambil nyengir. Sialan. :))
Salam, Teguh Sudarisman http://sudarisman.multiply.com http://penulispengelana.multiply.com: - Seminar & Workshop Travel Writing Class "Make Money with Your Journey" - Biking in Paradise trip in Tidung Island - The Thousand Islands - Writing and Photography trips to any places in Java. --- On Wed, 11/18/09, Puguh <[email protected]> wrote: From: Puguh <[email protected]> Subject: [indobackpacker] Re: pengalaman unik pemegang paspor Indonesia To: [email protected] Date: Wednesday, November 18, 2009, 4:46 PM Temans, Paspor adalah bentuk identitas kependudukan dimana tidak dicantumkan kolom "Agama". Jadi waktu mengunjungi Lembah Ba'da lewat Tentena, saat konflik Poso baru selesai, kami hanya meletakkan paspor hijau ditempat yang mudah dijangkau. Sedangkan KTP disimpan dalam-dalam didalam tas. Idenya adalah jika ditengah jalan bis kami dihentikan untuk sweeping oleh salah satu pihak yang bertikai, kami gak akan ketahuan agama apa. Kalo cuma mau di test doa-doa, sejarah mah, bisa lah dikit-dikit. ..dua-duanya. Bis kami sempat dihentikan sekitar pukul 11 malam, tapi ternyata pemeriksaan oleh polisi dan bukan oleh salah satu pihak yang bertikai. Dan paspor cukup memuaskan sebagai identitas. Tabik, Puguh --- In indobackpacker@ yahoogroups. com, "James ." <james_perez1001@ ...> wrote: > > Dear Oggi & teman2 indobackpacker > > Saya mau share pengalam nih > > Hari minggu kemarin saya pergi ke singapura dari Kuala lumpur menggunakan > kereta api senandung malam, saya dikasih tahu petugas tiket kalo pemeriksaan > paspor akan dilakukan di Johor Bahru ( diatas kereta api ) & di woodlands, > singapura. [Non-text portions of this message have been removed]
