wah seru juga pengalaman-pengalamannya dengan paspor hijau. kebetulan saya 
jarang sekali mengalami hal-hal yang ditulis di milis ini. yang saya lihat 
kebanykan ada sedikit diskriminasi perlakuan yang dialami oleh kaum hawa, 
karena kebanyakan apabila mereka travel di negara tertentu sering disangka TKW. 

pengalaman saya terkahir ke eropa lewat frankfurt tidak ada masalah sama sekali 
meskipun untuk pertama kalinya ke eropa, teman saya yg kebetulan sempat 
menanyakan bagaimana dengan proses imigrasi di bandara frankfurt dan saya jawab 
biasa2 saja dan mereka sedikit heran mengingat biasanya imigrasi bandara 
sedikit lebih ketat untuk pelancong (particulary indonesia). Yang saya temui 
ketika di frankfurt adalah petugas imigrasi disana very helpfull ketika saya 
akan balik ke indonesia, berhubung ada masalah tiket saya yg waiting list 
petugas imigrasi membantu saya memberikan keterangan yg memadai.

pengalaman paling lama menunggu di imigrasi adalah di bandara hanoi, waktu itu 
sy masuk vietnam dari jalur sungai (perbatasan dengan kamboja) dan pulang lewat 
bandara. Petugas sempat membolak balik passport saya (kebetulan di vietnam 
dicap di halaman paling belakang) dan saya tanyakan apakah ada masalah dia 
bilang tidak, namun anehnya passport saya dibawa masuk ke dalam ke ruang 
imigrasi, sedangkan saya bengonmg nunggu sekitar 15 menit di depan kontyer 
imigrasi dan melihat antrian di tempat lain yg berjalan lancar. Akhirnya 
petugas tersebut tanpa basa basi lagi memberikan cap di passport saya..

pufffhh.....




________________________________
Dari: Oggi Gunadi Mawahiburahman <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sel, 17 November, 2009 09:40:38
Judul: [indobackpacker] pengalaman unik pemegang paspor Indonesia

  
Dear  rekan IBP,
 
kalau kemaren sempat dibahas pengalaman unik & seru selama perjalanan, senang 
rasanya bisa denger cerita unik,,seru atau gila selama melakukan trip, namun 
bagaimana dengan pengalaman unik pemegang paspor ijo kita?
 
Sudah 2 kali saya di panggil di perbatasan Johor Bahru menuju SIngapore ( saat 
kembali) tanpa alasan yang jelas,, waktu yang pertma karena saya memakai topi 
padahal membawa kantong plastik IKEA, dan yang kedua saat saya makan di rest 
Danang Bay johor bahru kita semua ditanya ini itu,,,
 
yang kedua perjalanan dari Munich menuju Brussels, begitu petugas imigrasi tahu 
saya dari indonesia,, mukanya berusaha menatap saya lebih lama dan me-recheck 
kembali, tapi hanya sebentar saja dan baru tersenyum setelah melihat status 
residence saya
 
yang ketiga saat melintasi dari Belanda ke Perancis, di Paris ada 3 orang 
penumpang 2 bule dan saya, begitu mengetahui paspor indonesia, salah satu 
petugas memanggil petugas lainnya kalau ada penumpang dari Indonesia dan saya 
sempat ditanya tanya,, ngapain ke belanda bla bla bla,, ini bisa dipahami 
karena biasanya nederland yang terkenal dengan drugsnya jadi penumpang yang 
berasal dari belanda lebih diawasi setiba di paris,,,alhasil luggage belt saya 
sempat hilang karena setengah jam menunggu, 2 orang selain saya memang entarh 
itu mabuk apa drug dealer namun keduanya di borgol, sementara saya harus cukup 
kesal dan tengsin dengan keadaan dan harus membuang waktu untuk hal yang non 
sense ( karena di beberapa negara sebelumnya saya tidak ada masalah di imigrasi)
 
saya ngga tau apa ada yang lebih worst dari saya atau bagaimana, kalau ada yang 
tertarik boleh saling share dong jadi kita bisa tahu bagaimana tanggapan in 
general thd para pelancong dari indonesia

OGGI GUNADI MAWAHIBURAHMAN
 Facebook :oggigunadi 
 YM : thisisoggi1
 Web : www.oggigunadi. blogspot. com  
           www.oggigunadi. multiply. com
        www.oggigunadi. wordpress. com
 

[Non-text portions of this message have been removed]


 


      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru yang 
Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke