>
>
> -----Original Message-----
> From: Satrio
> Subject: RE: Re: UNAMET gombal
>
> Banyak orang berkulit TIDAK-putih. Tapi gayanya, cara berpikirnya, cara
> bertindaknya, sudah (dibentuk? Didoktrin? Dibrainwashed?) persis bahkan
> kadang-kadang melebihi orang kulit putih!
jadi kalau begitu, apa kategorisasi berdasarkan warna kulit masih valid?
terus, cara bertindak yang eksklusif menurut orang kulit putih itu yang
kayak apa?
kalau ada orang yang berkulit tidak putih tapi gaya dan cara berpikirnya
kayak cara orang kulit putih, lalu masih validkah kategori berdasarkan
kulit itu?
kalau saya menjawab pertanyaan saya sendiri, jelas jawaban saya akan:
tidak! kategorisasi itu tidak valid. anehnya, premis yang tidak valid ini
digunakan untuk mengajukan proposisi di bawah ini:
>
> Anehnya, orang macam ini jika berhadapan dengan orang yang berwarna kulit
> sama dengan dirinya, bersikap merendahkan. Tapi kalau ketemu orang kulit
> putih, dia rela menyembah-nyembah!
dan juga dramatisasi:
> Dia bukan cuma bersedia jadi alat, bahkan bersedia jadi keset kepentingan
> orang kulit putih.
terus referensi 'kepentingan orang kulit putih' itu yang kayak apa sih?
Orang macam ini bersedia menjual kepentingan seluruh
> rakyat Indonesia kepada pihak luar, bukan cuma soal Timor Timur, tapi juga
> soal bank, bandara, BUMN, pertambangan, dan apa saja� termasuk harga diri.
halo halo para pakar bahasa/wacana, adakah yang bisa memberi pencerahan
kepadaku perihal: 'menjual kepentingan seluruh rakyat indonesial kepada
pihak luar'? dan juga 'menjual harga diri'?
>
> Siapa mereka ini? Tebak saja sendiri!!! Soal UNAMET? Mereka memang
> memuakkan. Jelas bahwa mereka menganggap jajak pendapat sebagai proyek
> memerdekakan Tim-Tim.
lho? bukankah tugas unamet memang lebih berdasarkan resolusi pbb terhadap
indonesial yang memang tidak pernah digubris oleh indonesial? dan saya
kira itu wajar, karena memang juragannya unamet adalah pbb. kalau
juragannya indonesial, pasti namanya bukan unamet.
Ini terkait dengan kepentingan pihak luar untuk
> menekan habis RI (apa mereka mau bikin pangkalan militer di Timtim? Proyek
> minyak di timtim? Akses laut lewat Timtim? Sekedar mau jatuhkan Habibie
> untuk diganti pemimpin lain? Entahlah�).
pihak luar? luar mana? luar timor timur? maksudnya indonesia? indonesia
menekan indonesia?
hesbat luar biasa. pinter sekali. di jaman internet kayak gini ada orang
yang [masih] mampu membuat kategori luar-dalam, seolah olah ada batas
jelas tegas di antara keduanya.
Lihat juga kelakuan Australia
> seperti si Alex Downer! Puah! Ini juga makin arogan.
bagi bagi dong infonya tentang dower eh downer