Ooh kalo nurut simulasinya Mas Harry mustinya sampeyan kasih nilai "pas-pas
an" aja ("aman" buat dosen sekaligus "aman" buat mahasiswa). Tapi ya gitu...
nama matakuliahnya kudu diganti menjadi "MINAT MATEMATIKA II". :) :) :)Nggak terlalu masalah lah Mas, situasinya memang nggak nyaman, tapi yg penting sampeyan bisa adil dalam memberikan nilai ke semua mahasiswa itu dah cukup saya rasa. :) wassalam -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Bango Samparan Sent: Thursday, February 19, 2009 4:40 PM To: [email protected] Subject: Re: [is-lam] Biaya Pendidikan Memang Mahal, Kalau Perlu Uang Pangkal 100 Juta ...RE: Mahalnya Masuk UI? - Uang Pangkal Rp 33 Juta danKuliah Rp 15 Juta/Tahun Wah kalau semua dilihat sebagai komoditas, ya jatuhnya jadi mahal tho:-) Lihat TK,SD,SMP,SMA IT. Kalau ada PT IT, saya yakin juga akan selangit. Saya yang jadi pengajar sudah 15tahun saja masih bingung kok memikirkan soal pendidikan. Pendidikan tetap misteri buat saya. Baru-baru ini saya ngajar semester pendek (gaya pendidikan yang nggak bener juga), matakuliahnya matematika II. Wah, mahasiswanya samasekali nggak minat sama matematika, jadi hal-hal mendasar saja harus diulang-ulang, sampai saya pusing sendiri:-) Pendekatan kurikulum mengharuskan mereka lulus matakuliah ini. Tapi, kalau saya gunakan standarnya, yakin deh, sampai bertelur, tak akan lulus itu mahasiswa, padahal matakuliah wajib. Akhirnya, saya menurunkan standar. Salah juga kan. Tapi misterinya, apa matematika II akan menentukan sukses mereka, sehingga saya harus mati-matian menegakkan standar. Fenomena di atas sebetulnya menunjukkan lemahnya pendidikan dengan kurikulum. Tapi, apa mau di kata pendekatan pendidikan kita memang berbasis kurikulum bukan minat. Kasus Hitler juga menunjukkan misteri pendidikan. Konon dia diprihatinkan gurunya karena memiliki kecenderungan menjadi seniman, sebuah masa depan yang tak terlalu dianggap saat itu. Eh, tahunya ... jadi seperti itu dia. Well, namanya pendidikan kok tidak mampu melihat potensi anak dan mengarahkan ke arah yang benar. Salam hangat B. Samparan _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
