Dan tentu saja di atas tanah Jawa masuk dalam daftar 32 juta orang yang
akan dipindahkan ke alam barzah di tahun 2008 ini he..he..he..
alamat email: [EMAIL PROTECTED]
"amin widada"
<[EMAIL PROTECTED]
.com> To
[email protected]
04/16/2008 10:43 cc
AM
Subject
Re: [Ar-Royyan-7575] Again, dari
Please respond to UIN: Tutup saja UIN!
[EMAIL PROTECTED]
om
Mungkin memang sebuah 'hukum alam', ketika sebagian (besar) umat Islam
bergerak ke arah ke-kaffah-an Islam, maka sebagiannya lagi berusaha
bergerak dan menggerakkan ke arah sisi yang berlawanan.
Setahu saya, kasus-kasus liberalisasi (sipilis-isasi) agama mulai
marak seiring dengan tumbuhnya kesadaran umat untuk ngaji, mulai
meminati lembaga keuangan syariah, mulai pakai jilbab, dan islamisasi
poleksosbudhankam-iptek lainnya.
Tinggal kita lihat saja, gerbong mana yang lebih panjang, yang kekiri
atau yang kekanan. Atau ada yang memilih tetap di tengah/netral? Untuk
yang netral, saya ingat 'doktrin' perjuangan Ali bin Abi Thalib ra:
"mereka yang memilih netral dalam perkara-perkara yang asasi,
posisikan mereka di pihak lawan".
Jadi, dalam soal 'Musdah', kalau ada umat Islam yang netral
mensikapinya (tidak setuju tapi juga tidak menolak), maka kita tahu
bagaimana menempatkan kelompok ini ....
Wallahu a'lam,
--amin
Pada tanggal 16/04/08, Achmad Y. Sjarifuddin <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
> *Prof UIN Jakarta Halalkan Homoseksual*
>
> Harian //The Jakarta Post//, edisi Jumat (28/3/2008) pada halaman mukanya
> menerbitkan sebuah berita berjudul Islam //'recognizes homosexuality'//
> (Islam mengakui homoseksualitas) . Mengutip pendapat dari Prof. Dr. Siti
> Musdah Mulia, guru besar di UIN Jakarta, koran berbahasa Inggris itu
menulis
> bahwa homoseksual dan homoseksualitas adalah alami dan diciptakan oleh
> Tuhan, karena itu dihalalkan dalam Islam. (//Homosexuals and
homosexuality
> are natural and created by God, thus permissible within Islam//).
>
> dst.
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah
Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR.
Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di
dalam gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman.
(Sebagaimana yang disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi)
------------------------------------------------------------------
- Milis Masjid Ar-Royyan, Perum BDB II, Sukahati, Cibinong 16913 -
- Website http://www.arroyyan.com ; Milis jamaah[at]arroyyan.com -
Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyalaahu anhu ia berkata: Rasulullah
Shalallaahu alaihi wasalam biasa bernafas tiga kali sewaktu minum. (HR.
Muttafaq alaih) Yaitu bernafas di luar gelas. Beliau melarang bernafas di dalam
gelas sewaktu minum dan beliau juga melarang meniup minuman. (Sebagaimana yang
disebutkan dalam HR. At-Tirmidzi)