terima kasih atas ralat yang diberikan pada pernyataan saya kapan hari.
cuman saya meyakini bahwa apa yang kwankong lakukan bukan hanya membalas
budi tapi juga dari dalam hatinya ada cinta kasih yang terpancar. mungkin
disini ada perbedaan diantara kita ya dalam menyikapi hal ini. cuman dari
pernyataan dari saudara TDL kemarin seperti ini:
'..............Cerita yang tidak benar, sebenarnya malah melecehkan Dewa,
jadi kalau Umat
Budha ingin memuja Dewa lainnya, biarkanlah Dewa itu seperti apa adanya,
sehingga tidak terjadi konflik. Seperti juga Umat Tridharma lain (Tao dan
Kong Hu Cu), mereka juga menyembah Budha dan Dewa lain sebagaimana
adanya............................',

saya sangat2 berterima kasih atas kritik anda cuman dalam pikiran saya dari
kata-kata ini seakan-akan saya sebagai umat buddha  melecehkan dewa
tao seperti kwankong dengan cerita2 yang tidak benar.sebenarnya kata2 anda
jangan seperti ini klo menurut saya lho ya. misal klo kata2/ interpretasi
saya salah mending saudara TDL mengatakan begini saja

.' ............. cerita yang tidak benar.sebenarnya malah melecehkan dewa,
biarkanlah dewa itu sperti apa adanya supaya tidak terjadi
konflik....................' ,

klo bisa jangan menambah-nambahi kata,

 '............. jadi kalau Umat Budha ingin memuja Dewa lainnya, biarkanlah
Dewa itu seperti apa adanya,
sehingga tidak terjadi konflik.Seperti juga Umat Tridharma lain (Tao dan
Kong Hu Cu), mereka juga menyembah Budha dan Dewa lain sebagaimana
adanya..................'.

karena klo menurut saya kita adalah satu yaitu Tri dharma terlepas dari
perbedaan2 yang ada.

kembali ke persoalan semula membunuh dengan maksud dan tujuan apapun
tidaklah diperkenankan meskipun itu musuh kita. alangkah elegannya bila kita
bisa mengetahui penyebab terjadinya itu tanpa harus saling membunuh dan
saling membasmi. begini saudara TDL membunuh/membasmi berarti kita telah
merampas hak hidup seseorang ya khan. di jaman samkok misalnya mengapa
terjadi seperti itu karena adanya korupsi dan kekacauan di istana. itu
menurut interpretasi saya lho ya, mungkin anda punya interpretasi lain saya
tidak tahu. dan sebagai seorang jenderal sudah menjadi kewajiban dia untuk
menghancurkan musuh2 yang melawan pemerintahan yang sah. memang benar hal
ini mrp kewajiban  dan harus dia lakukan sebagai bagian tugas dari dia
sebagai jenderal. cuman dia mempunyai karma buruk yaitu membunuh manusia
lain meskipun itu musuh. Menjadi roh halus atau hantu atau yang lain itu
juga sudah menjadi tumimbal lahir. misal bila ada orang meninggal  maka
secara otomatis dia pun bertumimbal lahir menjadi apapun pada saat itu juga.
misal dia menjadi hantu maka dia telah bertumimbal lahir menjadi hantu.
karma tidak bisa dipandang adil atau tidak,karma adalah sistem. sistem ini
berjalan bila ada inputan. inputan apa? inputan perbuiatan kita. sistem
membutuhkan 'Makanan' untuk bisa berjalan. dan karma 'makanan' nya adalah
perbuatan kita. jadi kita tidak bisa menilai karma itu adil atau tidak tapi
pandanglah sebagai hal yang mesti terjadi dalam kehidupan sehari-hari. ada
sebab ada akibat itu aja.  Saudara TDL bila kita berprinsip musuh harus
dibasmi memang benar , tapi kita harus kembali kepada diri kita sendiri
mengapa ada musuh, apa pengertian musuh??? mengapa dimusuhi??? apa sebabnya
orang lain jadi musuh kita??? dan yang penting apa itu musuh??? klo kita
mempunyai pandangan musuh harus dibasmi  berarti apa yang terjadi akhir2 ini
benar adanya. misal adanya bom bunuh diri,perang dimana-mana lalu kerusuhan
disana-sini atau apapun karena masing-masing pihak menganggap satu sama lain
itu musuh. dan antar pihak berpedoman bahwa mereka benar dan mengnggap yang
lain salah dan harus diberi label musuh dan harus dibasmi. lalu klo seperti
itu kapan dunia ini bisa damai????. semua agama menganjurkan cinta kasih
bahkan terhadap musuh kita,  Kenapa sih  ada musuh karena adanya egoisme
diantara individu2 didunia ini sehingga masing2 menganggap dirinya benar dan
yang lain salah. yang penting sekarang adalah kita harus mencari penyebab
terjadi permusuhan sebelum menjadi akut tanpa harus membunuh/membasmi satu
sama lain klo bisa, bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati.
kebencian atau permusuhan tidak akan habis bila dibalas dengan permusuhan
atau kebencian tapi akan habis bila dibalas dengan cinta kasih dan kasih
sayang. nah dalam kisah kwankong memang dia harus berbuat seperti itu karena
sekali lagi sudah menjadi kewajiban dia sebagai seorang jenderal untuk
membela tanah airnya tapi sekali lagi saya katakan dia tidak bisa lepas dari
jeratan karma. Saya tahu anda lebih menguasai pelajaran tao daripada saya,
bahkan anda dengan lantang membantah dan menentang serta bereaksi krn saya
mempublikasikan sesuatu yang anda anggap salah dan bertentangan dengan
pandangan anda. saya pikir itu wajar dalam kehidupan berdemokrasi dimana
kebebasan berpendapat itu diperbolehkan. tapi yang saya mau tanyakan disini
apakah membasmi/membunuh musuh sah-sah saja di Tao atau mungkin ada
kesalahan interpretasi dari saudara dalam menyikapi ajaran Tao itu sendiri.
klo sah-sah saja berarti enak dong kita anggep aja semua orang yang tidak
kita sukai menjadi musuh lalu bunuh saja semua beres! dan juga sedikit
kritik nih pernyataan anda
...............Yang ingin saya tandaskan lagi, Dewa Kwan Kong dikenal oleh
Umat Tao sebagai
sosok yang Berwibawa dengan Pedang panjang
terhunus......................................'
dengan gambaran semacam itu maka jelaslah pandangan orang lain selain
kelenteng bahwa kwankong adalah dewa perang seperti yang selama ini terjadi
dimasyarakat luas padahal saya telah berusaha menghapus image tersebut
karena kwankong dilahirkan didunia bukan untuk berperang membasmi musuh tapi
dari keadaan negara yang kacaulah  yang membuat seperti itu. kwankong tampak
lebih berwibawa tanpa pedang terhunus koq, kwankong tampak berwibawa bila
dia sedang membaca buku


demikian tanggapan saya mungkin klo ada yang tidak berkenan saya minta maaf




ronny


---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke