Sdr TDL dan Sdr. Leon, Kalau boleh saya tambahkan, menurut agama Buddha, menjadi dewa adalah sebagai akibat karma baik yg dibuat di kehidupan sebelumnya. Tapi makhluk di alam dewa masih terikat oleh hukum karma dan dewa tidak sama dengan Buddha. Bila seorang Arahat/Bodhisattva berhasil mencapai Ke-Budha-an, barulah dia terbebas dari ikatan hukum karma. Dia akan terbebas dari lingkaran tumimbal lahir. Selama seseorang masih terikat hukum karma, dia akan selalu bertumimbal lahir.
Menurut saya, Dewa Kwan Kong pada mulanya adalah dewa dlm ajaran Tao. Tapi, dlm Budha Mahayana yg berkembang di China, Dewa Kwan Kong ini juga diakui sebagai seorang Bodhisatta, kalau tidak salah disebut Satyabodhi Bodhisatva (CMIIW). Sedangkan dlm ajaran Buddha aliran Theravada dan Tantrayana, sepengetahuan saya tdk dikenal Bodhisatva ini. Hal ini membuktikan adanya saling mempengaruhi antar elemen ketiga ajaran dlm TriDharma. Kalau saya amati, thread tentang Dewa Kwan Kong ini sulit tercapai titik temu kalau dibahas berdasarkan sudut pandang Buddha maupun Tao. Sebagai sesama umat TriDharma, marilah kita saling menghargai keyakinan dan ajaran masing-masing. TriDharma (SAM KAUW) sendiri berangkat dari kenyataan bahwa baik Buddha, Tao maupun Khong Hu Cu tumbuh secara bersama-sama di kalangan masyarakat Tionghoa selama berabad-abad, dan sudah bercampur menjadi keyakinan dan tradisi. Saya yakin kita semua menghargai ketiga ajaran tsb. Dan mungkin saja kalau seseorang itu lebih menekankan pada salah satu ajaran, namun hendaknya kita justru mencari kesamaan yg ada, bukannya mencari perbedaan ...... Salam Agung ----- Original Message ----- From: "TDL" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]>; "Leon Agustian" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, November 26, 2002 8:20 PM Subject: Re: [Kelenteng] tri dharma > Kalau memang Dewa Kwan Kong harus membayar karma, karma yang mana ? bukankah > sebelum karma lunas belum bisa jadi Dewa ?, tapi kenyataannya Kwan Kong > telah menjadi Dewa !, apakah bukan teori tentang karmanya yang keliru ?, > atau mungkin interprestasi kita tentang karma keliru ?. > ----- Original Message ----- > From: "Leon Agustian" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[EMAIL PROTECTED]> > Sent: Monday, November 25, 2002 4:26 PM > Subject: Re: [Kelenteng] tri dharma > > > Menurut saya, Kwan Kong telah mendapat pencerahan sehingga menjadi dewa, > akan tetapi karma tetap karma harus dibayar lunas, oleh karena itu sampai > saat ini Beliau masih sering turun ke dunia untuk menolong umat manusia > untuk membayar karmanya. Itu menurut saya lho, kalau ingin lebih jelas lagi, > langsung aja tanya sama Beliau itu ..... > > Salam, --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
