Sdr TDL, kita lanjutkan diskusi kita. ----- Original Message ----- From: "TDL" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Milis Kelenteng" <[EMAIL PROTECTED]>; "D. Agung Wiloso" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Monday, December 02, 2002 11:14 PM Subject: Re: [Kelenteng] tri dharma
> *Kalau alam Dewa nya ada, kemudian jarang disebut, apa ada alasan tertentu?, dan apakah memang tidak perlu dikenali ?. Alasannya, (maaf, subyektif menurut saya), krn adanya konsep 33 alam kehidupan menurut Buddhisme. Dlm email saya terdahulu, saya sudah tuliskan bahwa di atas alam dewa ada alam brahma. Di atasnya lagi ada alam para Bodhisatva, barulah alam para Buddha yg disebut Nirvana. Yg banyak berperan adalah para Buddha dan Bodhisatva. Peran utamanya ada pada Manusibuddha Sidharta Gautama sebagai pembabar Dharma yg utama. Sedangkan alam dewa krn masih jauh jaraknya dari tingkatan nirvana, tentu saja tdk bisa berperan secara signifikan. Untuk meneruskan menjawab pertanyaan ini, marilah kita ambil satu kesimpulan secara arif : istilah "dewa" dalam Taoisme dan "dewa" dlm Buddhisme kemungkinan sebagian mengacu pada sekelompok individu yg sama, dan sebagian lagi tidak. Mengapa demikian? Krn, setahu saya, dlm Taoisme ada banyak sekali dewa/dewi. Dari sekian banyak itu tentu ada dewa/dewi yg utama atau katakanlah dewa besar, misalnya Thai Siang Lo Kun, Thian Siang Seng Boo, Hian Thian Siang Tee, Pat Sian, Kwan Im (Avalokitesvara Bodhisatva), Kwan Kong dsb. Dewa-dewa utama ini disejajarkan dgn para Buddha dan Bodhisatva. Jadi, dlm hal dewa-dewa utama ini istilah "dewa" Taoisme tentu TIDAK mengacu pada "dewa" dlm Buddhisme. Tapi untuk dewa-dewa kecil lainnya dlm Taoisme, mungkin saja sama dengan dewa dlm Budhisme. Mohon maaf untuk kata-kata saya di atas jika ada yg kurang berkenan. > * Terima kasih Sdr. Agung, kalau memang ada hal-hal yang dirasakan sensitif tidak perlulah didiskusikan. Saya hanya mau memberi gambaran, .... kedudukan Perdana Menteri pada negara yang mempunyai susunan pemerintahan tertinggi adalah Presiden, kemudian ada Perdana Menteri, kemudian baru Menteri-Menteri, tentunya berbeda dengan kedudukan Perdana Menteri dari negara yang mempunyai susunan pemerintahan tertinggi adalah Perdana Menteri kemudian ada Menteri-Menterinya, karena Negara dan konsepnya berbeda, jadi tidak bisa disamakan dan jangan disama-samakan. > Satu hal lagi, kalau seseorang kuliah di Fakultas Ekonomi Univ Trisakti, dengan sendirinya dia mendapat gelar Sarjana Ekonomi dan alumnus Trisakti, tidak bisa mendapat gelar Sarjana Hukum dan Alumnus Airlangga. > Mudah-mudahan dapat dimengerti, dan salam damai, OK, bye. --------------------------------------------------------------------- Milis Kelenteng - Quan Shui URL: http://lists.quanshui.org Posting, email: [EMAIL PROTECTED] Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
