Wah..,wah..., Sdr. Ronny, tersinggungpun sebenarnya tidak perlulah. katanya
saudara......! (canda sedikit ya...).
Kalau menurut saya sih, apa yang saya tulis merupakan problem yang
sebenarnya timbul didalam kelenteng, dan tentunya kita tidak mau dibodohi
dan membodohi umat, ya khan ?. Masalah introspeksi diri, itupun harus
merupakan makanan sehari-hari, bukan saat-saat dinasehati oleh orang lain.
Masalah cerita perampokan, meskipun kita telah berusaha mencegahnya,
bagaimana bila terjadi seperti itu, apakah ada jawabannya, kita dibunuh atau
kita membunuh ?.  Karena kenyataannya sekarang banyak perampokan terjadi
didesa-desa yang nota bene tidak kaya, bahkan saat kerusuhan apa perusuh
pandang bulu ?

Wah kalau anda beranggapan Dewa Kwan Kong berbuat begitu karena terpaksa,
itu berarti anda tidak melihat Ketulusan Dewa Kwan Kong membela negara,
melindungi keluarga dan rakyatnya. Juga berarti kesetiaannya kepada negara
karena terpaksa.   Kalau menurut saya Dewa Kwan Kong itu dengan Ketulusan
hatinya Beliau mengabdi pada negara dan membalas budi baik, dengan kejujuran
dan keteguhan hatinya membela kebenaran, sehingga menjadi Dewa, tentunya
masih ada hal-hal lain yang mendukungnya.

BTW, persoalan karma Dewa Kwan Kong rasanya belum terjawab ?, mudah-mudahan
pertanyaan saya ini tidak membingungkan, tetapi bisa meluruskan cerita
tentang Dewa Kwan Kong.

Salam,TDL.
----- Original Message -----
From: "ronny winarto" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, November 26, 2002 1:41 PM
Subject: Re: [Kelenteng] tri dharma


hahaha saudara TDL saya tidak marah atau resah atau macem-macem, tapi saya
merasa bahwa kata2 anda kapan hari itu yang membuat saya agak sedikit
tersinggung. coba anda resapi sekalim lagi email anda kapan hari. tapi itu
sudah bukan masalah bagi saya. buat apa saya harus marah atau resah atau
macem-macem kayak anak kecil menghadapi saudara sendiri. klo saya menasehati
anda untuk tidak mengulangi kata2 itu tapi anda tidak mau terima ya gpp. itu
terserah anda cuman saya ingin agar anda juga harus introspeksi lho. saya
tahu kita berdiskusi makanya klo berdiskusi hindari kata2 seperti kemarin
itu aja. sekrg masalah pemisalan perampok yang masuk rumah. saya sudah tulis
di email saya khan makanya anda juga harus baca dengan cermat lho. khan saya
katakan merupakan sesuatu yang elegan bila kita bisa mengetahui sebab
terjadinya perampokan. mengapa dia merampok ??? klo kita bisa tahu dan
berjaga-jaga seperti tidak memamerkan barang2 berharga maka perampokan tidak
akan terjadi , ya khan ndak perlu saling bunuh membunuh. makanya introspeksi
itu penting dalam kehidupan sehari-hari. Kwankong berbuat begitu karena
keterpaksaan keadaan negara yang sudah morat-marit tidak karuan makanya dia
berbuat seperti itu tapi bila mereka semua mengetahui sebabnya mungkin semua
peperangan tidak akan terjadi ya khan




ronny
-------Original Message-------

From: [EMAIL PROTECTED]
Date: Monday, November 25, 2002 15:50:57
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kelenteng] tri dharma


Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]



---------------------------------------------------------------------
Milis Kelenteng - Quan Shui
URL: http://lists.quanshui.org
Posting, email: [EMAIL PROTECTED]
Subscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke