weleh-weleh yang diangkat dalam permasalahan ini bukan wajib  berjilbabnya atau 
nggak. Terserah mau bilang jilbab itu wajib buat  wanita atau tidak, meski pada 
awal tulisan itu saya menuliskan  kewajiban berjilbab bagi para wanita. 
  
  Namun bukan tema itu yang saya maksud dan saya kedepankan, akan tetapi  
sebagaimana dari judul kita lihat, "Dimanakah Doktrin Emansipasi Wanita  
Memposisikan Wanita Berjilbab". Jadi bukan jilbabnya wajib atau nggak,  namun 
adalah doktrin emansipasi wanita yang selama ini kita kenal  selalu 
memperjuangkan hak-hak wanita apalagi dalam masalah mendapatkan  pekerjaan yang 
layak apakah juga ikut memperjuangkan hak-hak wanita  muslim yang berjilbab. 
Karena mau tidak mau secara realita ada  segelintir wanita di jaman sekarang 
yang rela memakai jilbab dan bukan  karena paksaan namun karena merasa mereka 
harus mengikuti ajaran agama.
  
  Di tulisan itu juga lebih dalam saya paparkan ilustrasi dari dua orang  kawan 
saya yang ternyata tidak mendapat perlakuan yang layak  sebagaimana layaknya 
wanita di jaman sekarang untuk mendapatkan hak  mereka dalam hal mendapatkan 
perkerjaan, hanya karena mereka memakai  jilbab. Itu yang permasalahkan. 
Bukannya soal jilbab wajib atau nggak.  Mau dibilang jilbab gak wajib tapi toh 
buktinya ada wanita muslim yang  berpendapat itu kewajiban, dan mereka rela 
memakainya. 
  
  Jadi sekali lagi yang saya kedepankan adalah apakah doktrin emansipasi  
wanita itu sudah benar2 memperjuangkan wanita muslim yang "berjilbab"  dalam 
hal memperoleh hak-haknya pada sesuatu yang bersifat umum seperti  mendapatkan 
pekerjaan? Sementara di lain sisi banyak wanita-wanita  sesama jenis mereka 
(wanita pemakai jilbab ini) yang telah diakui  kredibilitasnya dalam dunia 
pria, meski mereka tidak memakai jilbab.  Padahal jika atribut keagamaan itu 
bukanlah penghalang seorang manusia  untuk berinteraksi serta mengabdikan diri 
di masyarakat, maka jilbab  tidak dipermasalahkan dalam lingkungan perkantoran 
dan perusahaan.  Terserah mau pakai atau tidak, asalkan si wanita itu kapabel 
di  bidangnya, why not gitu lho!
  
                
---------------------------------
 New Yahoo! Mail is the ultimate force in competitive emailing. Find out more 
at the Yahoo! Mail Championships. Plus: play games and win prizes.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke