Wis to Pak...
Gaji anda sudah lebih dari 32 juta, sementara rakyat
masih banyak yang makan nasi pera.
Wis to Bu...
Kotak perhiasan anda sudah cukup buat ongkos haji,
sementara rakyat belum tentu bisa haji sekali.
Wis to Pak...
Tanpa PP 37 anda sudah panen tunjangan, sementara
sawah rakyat terus kebanjiran.
Wis to Bu...
Rumah anda sudah luas atau tinggi sekali, sementara
rakyat masih banyak yang tinggal di pinggiran rel
kereta api.
Wis to Pak...
Anda sudah sering keluar negeri, sementara rakyat
masih buta akan rekreasi.
Wis to Bu...
Tak perlu ributkan kursi anda lagi, sementara rakyat
masih banyak yang tidur di tanah pada malam hari.
Wis to Pak...
Jangan tuntut kenaikan gaji lagi, sementara rakyat
sedang kekurangan gizi.
Wis to Bu...
Jangan sok gengsi dengan gelar yang selangit,
sementara uang pendidikan rakyat kerap melilit.
Wis to Pak...
Perut anda semakin besar, sementara rakyat banyak yang
busung lapar.
Wis to Bu...
Hentikan pesta-pesta ulang tahun dan gaya foyamu,
sementara rakyat tak tahu namanya dansa dan kue tart.
Wis to Pak...
Mengapa anda harus umbar kemaluan, sementara banyak
bocah-bocah masih jadi korban pelecehan seksual.
Wis to Bu...
Anda bicara soal hukum dan membangun negeri, sementara
rakyat masih melihat anda ongkang kaki di atas
demokrasi.
Wis to Pak...
Apakah dengan PP 37 nurani anda harus membatu...
Wis to Bu...
Tanpa PP 37 pun anda bisa menunjukkan bahwa apa yang
anda kerjakan adalah demi kemajuan rakyat dan bangsa
Indonesia...
Wis to Pak, Wis to Bu...
___________________________________________________________
Inbox full of unwanted email? Get leading protection and 1GB storage with All
New Yahoo! Mail. http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html