Dari pada ga ada kerjaan boleh dong menanggapi tulisan ini: Dikatakan ada tujuh hal yang menyebabkan umat ini mengalami krisis ilmu. Saya juga ingin menanyakan 7 hal. 1)Syariat Islam dasar itu seperti apa sih, kog sampai bisa menjadi ukuran kejayaan suatu bangsa. Bangsa Amerika jaya kerena itu yach?? 2)Ulama seperti siapa sih yang dapat memberikan pemahaman Islam secara syumul itu? Saya ingin menemui beliau dan berguru kepadanya. 3)Siapa sih ulama gadungan yang mendapatkan pencitraan media itu?? kog jahat banget. 4)Bisa dibantu menunjukkan para spesialis itu? terimakasih agar saya tidak kebungungabn jadinya. 5)Bukankan perbedaan itu terjadi karena masing-masing tahu dalil dan tahu cara penerapannya? Lalu kalau sudah berbeda bagaimana? 6)Monopoli ilmu?? Apakah ustadz-ustadz yang tampil di televisi itu tidak monopoli? Sering-sering dong minta produser gonta-ganti dai dari berbagai aliran? Apa mungkin? 7)Aktivis yang bagaimana yang bisa mengatasi krisis ilmu? Sementara mereka juga sedang belajar ilmu yang sedang mengalami krisis itu. Aktivis mana yang tidak hanya memvonis?
On 2/16/07, kejawan gebang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salah satu problematika kontemporer yang menghingapi > umat ini adalah krisis Ilmu. Kita ketahui sendiri > bahwa kejayaan suatu bangsa dapat diukur dari pesatnya > perkembangan ilmu. Apalagi Allah telah berjanji akan > meningkatkan derajat suatu kaum, selagi kaum tersebut > bersedia meningkatkan kualitas imannya dan gemar > menuntut ilmu. Menurut Ust. Mudhoffar, MA dalam Kajian > Jum'at pagi, setidaknya ada 7 faktor yang menyebabkan > umat mengalami krisis ilmu. > Pertama, Lemahnya ilmu syar'i yang notabene harus > dipahami setiap orang secara aksiomatik. Sebab masih > banyak dari umat ini yang tidak memahami syariat yang > sifatnya masih dasar. Sedangkan kita ketahui bahwa > syarat syah-nya ibadah, salah satunya adalah harus ada > ilmunya. > Kedua, Minimnya ulama yang bertugas memahamkan umat > dengan ajaran Islam secara syumul. Memang di negeri > kita banyak sekali yang namanya ulama mulai dari kyai > khos sampai –meminjam istilah Gus Dur- kyai kampung. > Tapi pada hakekatnya, mereka belum memenuhi > kualifikasi sebagai ulama yang seharusnya mempunyai > rasa takut lebih kepada Allah dan membimbing umat ini > agar selamat dunia-akhirat. > Ketiga, Umat mengalami kebingungan untuk mencari > rujukan yang benar. Sebab banyak bermunculan ulama > gadungan yang keberadaannya lebih dikarenakan > pencitraan media/masyarakat. Keempat, lemahnya tradisi > menghormati spesialisasi ilmu. Yang jelas jika kita > belajar mengenai tafsir maka belajarlah kepada ahli > tafsir. Jangan sampai belajar ilmu tanpa rujukan dan > manhaj (jalur) dari orang-orang yang kafa'ah di > bidangnya.. Sebab setiap orang mempunyai kompetensi > masing-masing yang satu sama lainnya dapat melengkapi. > Kelima, Ilmu yang kurang. Masalahnya bukanlah berapa > banyak dalil yang kita ketahui atau dihafal untuk > dasar setiap ilmu tetapi terletak pada pemahaman kita > atas dalil tersebut. Sebab ilmu yang benar harus > memenuhi 3 hal yaitu tahu dalil, tahu dalil itu > seharusnya dipahami, dan tahu penerapan dalil > tersebut. Fenomena perbedaan yang menimbulkan > permusuhan di antara gerakan islam adalah dikarenakan > tidak mampu memahami ilmu secara benar. > Keenam, Monopli ilmu. Sebagai contoh penyimpangan yang > terjadi dalam LDII adalah cara penyampaian ilmu harus > melalui jalur dari orang-orang yang ada did lam > jama'ah tersebut. Sehingga disini ada monopoli ilmu > yang notabene melarang orang selain kelompok tersebut > untuk menyampaikan kebenaran. Hasil akhir dari > cara-cara seperti ini adalah mengkafirkan orang lain > yang ada tidak menjadi anggota jama'ah tersebut. > Ketujuh, hobi memvonis. Dalam dakwah, tugas seorang > da'I adalah menyampaikan petunjuk bukannya malah > memvonis orang lain seperti haki. Sedikit-sedikit > melemparkan tuduhan bid'ah, kafir, bara' dan > sebagainya. Nah, saatnya aktivis bangkit untuk > menyelesaikan krisis ini dengan rajin menghadiri > majelis ilmu dengan semangat tinggi. > > Akhirnya sebanyak 44 Mahasiswa ITS (Ikhwan-akhwat) > tercerahkan > Kata moderator (Bang Wildan), sampai ketemu minggu > depan di hari dan waktu yang sama > Wassalam > > 16 Februari 2007 > Santri Mahad UI > > __________________________________________________________ > TV dinner still cooling? > Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV. > http://tv.yahoo.com/ > > [Non-text portions of this message have been removed] ______________________________________________________________________ http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
