Assalamu'alaikum,

bismillah..
Kang Arif yag baik :)
Mas Syaikhul yang saya salut-i :) :)
Mbak Fath yang saya salut-i juga :) :) :)

Entah harus bilang apa kalo saya berada pada posisi Mas Syaikhul, (saya tinggal 
di Gegerkalong Girang, sekitar Daarut Tauhiid, sejak April 2005), sebelum itu 
di Undip Semarang sejak Sept 1999. Jadi sedikit banyak saya merasakan apa yang 
dialami Mas Syaikhul, namun spt saya kemukakan diatas, saya tetep saja bilang: 
entahlah harus bilang apa.. :)

di sekitar DT Bandung saya berjumpa dg buanyaak banget anak-nya org NU, baik yg 
masih mau ngaku sbg Nahdliyyin maupun yg sudah malu2 atau bahkan yg sudah 
pintar menge-goalkan ke gawang sendiri (NU) meminjam istilah Pak Adnan Ketua NU 
Jateng. he2..

sering juga terjadi dialog, atau lebih tepatnya debat dengan mereka dan jg dg 
org bergamis yg anti NU tea..
ah.. akhirnya, sbgmn sikap yg dipilih Kang Arif, saya mendingan toleran yg 
setoler-tolernya. Dan tetap berusaha mendoakan mereka, dengan membacakan surah 
Alfatihah (doa spt ini bbrp kali sy lakukan dengan Kang Rusmanto yg jadi agen 
buku mif_agency Jakarta, via sms). Dan yang tdk kalah penting berusaha 
menunjukkan bahwa NU itu begini lho.. karna rata2 tmn2 yg anti NU hanya salah 
memahami sj, betapa kita seharusnya kudu kasihan pada mereka.

So.. saya berfikir bgmn supaya tmn2 yg anti NU itu pd mau tau NU tanpa perlu 
salah memahami, memandang NU dari sudut yg tdk seharusnya dsb. Ya.. karna rata2 
mereka punya budaya membaca yg bagus, saya siapkan saja buku2 NU (terutama 
terbitan Khalista Surabaya), bahkan tidak pakai lama, saya pun memutuskan untuk 
menjadi wasilah tersampainya buku2 tsb kepada mereka dan siapapun saja yg 
berminat buku NU, buku yg amat penting utk hal ini menurut saya diantaranya: 1. 
Fiqh Tradisionalis, 2. Hujjah NU dan 3. Membongkar Kebohongan Buku Mantan Kiai 
NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik.
Mas, Mbak! minta injin tuk tulis almt blog sy ttg buku2 tsb ya:

http://mif-agency.blogspot.com/2008/06/fiqh-tradisionalis.html
http://mif-agency.blogspot.com/2008/07/buku-baru.html
http://mif-agency.blogspot.com/2008/06/membongkar-kebohongan-buku.html

Nah..
Kembali ke kalimat awal diatas, Entah saya harus bilang apa..
Karna saya bisanya baru spt ini, smoga Mbak2 dan Mas2 berkenan kasi tau ke saya,
saya miftahul huda, harus bilang apa, harus bagaimana dan harus/kudu apa.

Wallahul muwaffiq ila aqwamitthariq,
wassalam

huda mif agency




--- On Mon, 11/10/08, Syaikhul Amin – MTD <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Syaikhul Amin – MTD <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [kmnu2000] [Fwd: Opini (KH Hasyim Asy'ari & Bung Hatta)]]
To: [email protected]
Date: Monday, November 10, 2008, 10:43 PM

Kang arif yg baik,

 

Saya cuman komen karena terganggu dg ungkapan sampeyan “Jika kita bisa
toleran dg umat agama lain, dengan saudara seiman mengapa
tidak?!”.  Sampeyan hidup ditengah2 orang NU jadi tidak begitu ada masalah
tapi kalau sampeyan hidup ditengah2 yg mayoritas ‘mereka’ risihnya luar
biasa, kami sudah cukup toleran untuk tidak memperdebatkan khilafiyah tapi
‘mereka’ dengan seenak memfonis dari yg paling kecil bahwa kami berbuat
bid’ah terus musyrik sampai kafir.  Sampai pada tingkatan kami akan masuk
neraka (seolah2 meraka yg punya surga dan neraka)…apalagi nek wis ngenyek gus
dur wah habis2an tuh gus dur dienyek ama mereka…

Makanya ketika saya sowan ke kang said di ciganjur ya saya sampaikan saja apa
adanya ttg ‘mereka’, saya pikir kang said menyampaikan ttg hal ini dalam
setiap ceramah ke daerah2 bukan maksud untuk mencari ‘musuh’ tapi dalam
rangka agar kita selalu berhati2 dengan gaya islam ‘mereka’.

Lah kerjaan ‘mereka’ ya cuma ngobok2 ubudiyah orang NU…ini yg bikin
kesel.…kita tidak mencari musuh tapi kalau sudah keterlaluan ya kita
lawanlah…

Soal korupsi ya itu tugas kita semua untuk memberantasnya, tapi kalau kalau
kebanyakan yg korupsi orang NU ya nggak benar juga, 

contoh sederhana di kantor pemerintahan mungkin kantor yg paling banyak dihuni
oleh orang NU adalah DEPAG tapi departemen lain apalagi Departemen basah seperti
keuangan dan pajak terus perindustrian akan syusah menemukan orang NU, jadi
asumsi sampeyan tidak tepat.  Contoh yg lain, di lembaga-lembaga eksekutif  dan
lageslatif, lihat saja apakah yg tertangkap KPK sekarang kebanyakan orang NU?
bukan kan? 

yg saya tahu Cuma 2 : suaminya hetty kus endang sama pak said aqil husain
munawar.

 

demikian semoga berkenan…

 

Wassalam,

syaikhul

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
Arif Hidayat
Sent: Monday, November 10, 2008 6:56 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [kmnu2000] [Fwd: Opini (KH Hasyim Asy'ari & Bung Hatta)]]

 

Mbak Fath,

Kendati ttp merasa NU, saya tetap menyadari bahwa menjadi NU atau bukan
itu bukan sst yg penting atau utama. Tapi menjadi orang yg baik itu yang
utama. Di kalangan manapun ada yg baik dan yg buruk.

Tentang pakaian, kalaupun saat ini kebanyakan yg berpakaian gamis itu
cara pandang keagamaannya tak disukai umumnya orang NU, tetap akan
diketahui bahwa pakaian ya sekedar pakaian. Ndak lebih. Satu saat bisa
saja ada yg berfikiran liberal dan menyukai gamis. Dan yang sebaliknya
juga banyak. Ini soal waktu saja.

Apalagi sekedar pakaian, soal cara pandang atau pola pikir keagamaan
siapapun bila kita anggap keliru tetap tak bisa menjadi pembenaran bagi
kita utk memperolok2nya. Bahkan kendati kita diperolok lebih dulu.

Apalagi utk saat ini, apa yg indah dan elok di NU? Jika mayoritas muslim
Indonesia adalah NU maka kita harus siap mengakui bahwa mayoritas
pelaku korupsi adalah orang NU. Para politisi yg menghalalkan berbagai
cara, money politik dipandang lumrah, dunia pendidikan yg amburadul. 

Rasanya ndak ada lagi kesempatan utk menggunjing soal pakaian. Semuanya,
NU atau bukan, punya musuh bersama: korupsi dkk.

Jika kenyataannya banyak orang bergamis ndak suka orang-orang NU,
apalagi yg liberal, biarin ndak usah ditanggapi. Alhamdulillah, mereka
telah membantu kita utk melihat diri kita.
Jika kita bisa toleran dg umat agama lain, dengan saudara seiman mengapa
tidak?!

Salam

AH 

On ä, 2008-11
-10 at 03:28 +0800, Fathonah K. Daud wrote:
> Kang Arif,
> 
> Kalau gitu mohon dimaafkan jika tidak berkenan...
> Ya, saya percaya deh kang Arif masih istiqomah dengan NU seperti dulu
> dan semoga demikian keadaannya.... 
> 

 



[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links






      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke