Kang arif yg baik,

 

Saya cuman komen karena terganggu dg ungkapan sampeyan “Jika kita bisa toleran 
dg umat agama lain, dengan saudara seiman mengapa
tidak?!”.  Sampeyan hidup ditengah2 orang NU jadi tidak begitu ada masalah tapi 
kalau sampeyan hidup ditengah2 yg mayoritas ‘mereka’ risihnya luar biasa, kami 
sudah cukup toleran untuk tidak memperdebatkan khilafiyah tapi ‘mereka’ dengan 
seenak memfonis dari yg paling kecil bahwa kami berbuat bid’ah terus musyrik 
sampai kafir.  Sampai pada tingkatan kami akan masuk neraka (seolah2 meraka yg 
punya surga dan neraka)…apalagi nek wis ngenyek gus dur wah habis2an tuh gus 
dur dienyek ama mereka…

Makanya ketika saya sowan ke kang said di ciganjur ya saya sampaikan saja apa 
adanya ttg ‘mereka’, saya pikir kang said menyampaikan ttg hal ini dalam setiap 
ceramah ke daerah2 bukan maksud untuk mencari ‘musuh’ tapi dalam rangka agar 
kita selalu berhati2 dengan gaya islam ‘mereka’.

Lah kerjaan ‘mereka’ ya cuma ngobok2 ubudiyah orang NU…ini yg bikin kesel.…kita 
tidak mencari musuh tapi kalau sudah keterlaluan ya kita lawanlah…

Soal korupsi ya itu tugas kita semua untuk memberantasnya, tapi kalau kalau 
kebanyakan yg korupsi orang NU ya nggak benar juga, 

contoh sederhana di kantor pemerintahan mungkin kantor yg paling banyak dihuni 
oleh orang NU adalah DEPAG tapi departemen lain apalagi Departemen basah 
seperti keuangan dan pajak terus perindustrian akan syusah menemukan orang NU, 
jadi asumsi sampeyan tidak tepat.  Contoh yg lain, di lembaga-lembaga eksekutif 
 dan lageslatif, lihat saja apakah yg tertangkap KPK sekarang kebanyakan orang 
NU? bukan kan? 

yg saya tahu Cuma 2 : suaminya hetty kus endang sama pak said aqil husain 
munawar.

 

demikian semoga berkenan…

 

Wassalam,

syaikhul

 

 

________________________________

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Arif 
Hidayat
Sent: Monday, November 10, 2008 6:56 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [kmnu2000] [Fwd: Opini (KH Hasyim Asy'ari & Bung Hatta)]]

 

Mbak Fath,

Kendati ttp merasa NU, saya tetap menyadari bahwa menjadi NU atau bukan
itu bukan sst yg penting atau utama. Tapi menjadi orang yg baik itu yang
utama. Di kalangan manapun ada yg baik dan yg buruk.

Tentang pakaian, kalaupun saat ini kebanyakan yg berpakaian gamis itu
cara pandang keagamaannya tak disukai umumnya orang NU, tetap akan
diketahui bahwa pakaian ya sekedar pakaian. Ndak lebih. Satu saat bisa
saja ada yg berfikiran liberal dan menyukai gamis. Dan yang sebaliknya
juga banyak. Ini soal waktu saja.

Apalagi sekedar pakaian, soal cara pandang atau pola pikir keagamaan
siapapun bila kita anggap keliru tetap tak bisa menjadi pembenaran bagi
kita utk memperolok2nya. Bahkan kendati kita diperolok lebih dulu.

Apalagi utk saat ini, apa yg indah dan elok di NU? Jika mayoritas muslim
Indonesia adalah NU maka kita harus siap mengakui bahwa mayoritas
pelaku korupsi adalah orang NU. Para politisi yg menghalalkan berbagai
cara, money politik dipandang lumrah, dunia pendidikan yg amburadul. 

Rasanya ndak ada lagi kesempatan utk menggunjing soal pakaian. Semuanya,
NU atau bukan, punya musuh bersama: korupsi dkk.

Jika kenyataannya banyak orang bergamis ndak suka orang-orang NU,
apalagi yg liberal, biarin ndak usah ditanggapi. Alhamdulillah, mereka
telah membantu kita utk melihat diri kita.
Jika kita bisa toleran dg umat agama lain, dengan saudara seiman mengapa
tidak?!

Salam

AH 

On ä, 2008-11
-10 at 03:28 +0800, Fathonah K. Daud wrote:
> Kang Arif,
> 
> Kalau gitu mohon dimaafkan jika tidak berkenan...
> Ya, saya percaya deh kang Arif masih istiqomah dengan NU seperti dulu
> dan semoga demikian keadaannya.... 
> 

 



[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke