Setuju mbak Wenita. Sekalipun saya laki-laki namun saya mendukung perlakuan
yang lebih adil bagi wanita karena mereka adalah manusia dan, terlebih dari
itu, saya tidak ingin adik perempuan saya, ibu, atau pun anak perempuan
serta istri saya diperlakukan semena-mena atas rujukan hukum perburuhan yang
tidak adil.
Dan mereka yang membela wanita bukanlah feminis, melainkan humanis. Karena
kalau ibunya kurang gizi gara-gara gajinya kurang atau dipaksa bekerja
melebihi batas waktu normal maka anak yang dilahirkannya (yang bisa juga
laki-laki) akan menderita kekurangan gizi pula (bisa dalam bentuk kepala
besar, apa itu istilahnya) dan berbagai gejala kekurangan gizi lainnya.
Membantu seorang wanita memperoleh apa yang sudah seharusnya menjadi haknya
sama dengan membantu melahirkan generasi Indonesia yang lebih baik. (Dalam
terang ini kalimat 'sekalipun saya laki-laki' di atas menjadi tidak relevan
lagi).
BTW, sebagian gaji saya digunakan untuk studi master istri saya agar anak
saya yang laki-laki bisa menyaksikan bahwa wanita pun bisa lebih pintar dari
laki-laki kalau diberi kesempatan. Dalam 3 tahun ia akan masuk studi
doktoralnya.
Salam hangat, MGH
>From: Wenita <[EMAIL PROTECTED]>
>Kalau mau >dibilang feminis terserah, tapi saya percaya bahwa dalam hal
>pekerjaan kaum >wanita punya kemampuan yang sama dengan kaum pria, >
>Perhatian yang diminta kaum wanita bukan bertujuan memperbanyak karyawan
> >wanita, Bung Gigih. Menurut saya yang diinginkan oleh kaum wanita antara
> >lain : >1. Persamaan kesempatan.>2. Perlindungan kesehatan. >Banyak
>kasus-kasus remaja putri yang hamil diluar nikah, masih banyak
>wanita-wanita yang harus melahirkan dengan fasilitas yang kurang hygienis,
> >dan lain sebagainya. Kaum wanita terpaksa hidup dengan beban kemampuan
> >sekaligus kelemahan yang tidak menjadi masalah bagi kaum pria.
****************
Take a look on my news website http://www.mandiri.com
compare it to our competitor http://www.detik.com
and send your comments to [EMAIL PROTECTED]
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!