>
>He... he... kita memang bukan keledai Bung.
>
>Kalau saya memperhatikan posting diberbagai milis dan pemberitaan di
>berbagai media, tampaknya semakin banyak masyarakat dan tokoh yang
>memiliki visi yang sama.
>
>Let's go for it!
>
---

Yang disebut "kita" bukan hanya Anda, saya dan rekan2 milis ini, tetapi
masyarakat luas. Itu yang dimaksud saya. Tolong jangan terlalu terfokus
pada diri sendiri, kalau berpikir.  Jadi kalau Anda sudah merasa pandai,
tugas Anda juga untuk "mendidik" masyarakat agar jangan menuju ke arah yang
salah. Sebab ada juga orang merasa diri paling pandai sendiri, tetapi
menyimpan kepandaiannya itu untuk diri sendiri, untuk kemudian
terus-menerus mengejek orang lain bodoh, dan sebagainya. Mudah2-an anda tdk
termasuk di sini.

Soal visi yang sama, apakah itu salah? Saya malah melihat sebaliknya,
setelah era Soeharto justru polemik di media massa terbuka luas. Apalagi di
media internet (milis) seperti ini. Yang namanya polemik tentu unsurnya ada
perbedaan pendapat. Kalau semua sama pendapatnya, tidak ada polemik.

Dari kubu2 polemik itu, tentu saja akan ada beberapa orang yang punya
pandangan substansi yang sama, yang berbeda dng kelompok lain. Termasuk di
dalamnya visi. Kenapa kalau, misalnya saya dng si A, B, C punya visi yang
sama -- yang berbeda dng Anda,-- dipersoalkan?



Daniel H.T.



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!



Kirim email ke