Bagaimana kalau pada suatu saat nanti ada parpol Islam mempunyai tokoh
wanita yang cerdas, dikagumi, kehidupannya nyaris tanpa cacad, saleh,
diakui secara nasional dan internasional? Apakah ia tetap tidak boleh
memimpin negeri ini? Apakah itu bukan merupakan kerugian bagi Islam
dan bangsa ini?

salam.


-----Original Message-----
From: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>

Iya ya tuh kawan,
Benazir Bhuto gagal karena dia mengingkari perempuan tdk boleh jadi
pimpinan bangsa? Ah, yg benar aja. Benazir 'kan 2 x jadi PM?  Lalu
pimpinan
laki-laki, gagal krn apa? Trus pimpinan wanita yg berhasil, bagaimana?
Org
itu hrs bikin penilaian yang obyektif dong, jangan mengkotak-kotak
sesuai
dengan kepentingan politiknya.

Daniel H.T.
______________________________________________________________________





______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!





Kirim email ke