Mas, yang dikasih contoh penampungan pengungsi Kristen itu juga bukan di
Maluku! Tapi, di Mataram dan Jakarta (Ciganjur). Lihat lagi, posting
sebelumnya.

Saya tak menyebut anda provokator karena membantu saudara-saudara muslim di
Maluku.

Tapi, ketika anda langsung menyebutkan bahwa "Ah.., itu menandakan
kelebihan......, coba, mana ada.......", dalam konteks itu saya menganggap
anda provokator.

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]

----- Original Message -----
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 28 Januari 2000 15:39
Subject: Re: Re[2]: [Kuli Tinta] Konflik Maluku: SARA?


> On Fri, 28 Jan 2000, Martin Manurung wrote:
>
> > Anda itu kok selalu memakai kaca mata kuda ya? Silakan pergi ke Tapanuli
> > Utara sana (kampung gue) dan tanya apa orang-orang Kristen di sana ikut
> > menjaga Mesjid nggak, ikut bersihin Mesjid nggak? Itu baru contoh di
kampung
> > gue, di tempat lain pasti ada.
>
> > Ayolah WAM, hembuskan kesejukan, kedamaian, dan berhenti jadi
provokator.
>
> > Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
>
> WAM:
> Saya hanya bicara dalam konteks Maluku. Sejak kapan Tapanuli masuk
> propinsi Maluku?
>
> Jadi provokator?
> Jika hendak membantu saudara-saudara muslim saya yang dibunuhi dianggap
> sebagai provokator, so be it. Saya bangga menjadi _provokator_ versi anda.


-===  FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3  ===-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke