On Fri, 28 Jan 2000, Martin Manurung wrote:

> Mas, yang dikasih contoh penampungan pengungsi Kristen itu juga bukan di
> Maluku! Tapi, di Mataram dan Jakarta (Ciganjur). Lihat lagi, posting
> sebelumnya.

WAM:
Nggak.
Saya baca di Maluku sana.
Bahwa di jakarta juga ada, sewaktu peristiwa Doulos, saya kan nggak
nyebut. Juga yang di Mataram (yes, teman saya yang beragama Katolik juga
bilang, keluarganya di Mataram dilindungi Ketua RT dan tetangganya. Yang
beragama Islam, tentu saja). Now, tell me bung Martin, di belahan bumi
mana ada orang Islam dilindungi orang Kristen, manakala mereka dikejar2
orang Kristen. Di Bosnia pun negara Barat baru bertindak setelah warga
muslim hampir punah.
 
> Saya tak menyebut anda provokator karena membantu saudara-saudara muslim di
> Maluku.

WAM:
Saya toh sudah bilang, kalau bermaksud menolong warga muslim yang dibantai
dengan biadab dianggap sebagai provokator, saya bangga kok. Saya toh tidak
menyuruh orang muslim ganti membantai warga Kristen. 

> Tapi, ketika anda langsung menyebutkan bahwa "Ah.., itu menandakan
> kelebihan......, coba, mana ada.......", dalam konteks itu saya menganggap
> anda provokator.

WAM:
Apa perlu, menurut anda, dianggap sebagai kekurangan?
Baik. Supaya nggak kurang, perlu dianjurkan agar warga Kristen jangan
ditolong oleh orang Islam. Gitu, bung? Terus siapa yang provokator, kalau
begini?

> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>


-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke