On Sun, 13 Aug 2000, Irwan Hadi wrote:
> At 12:04 PM 8/14/00 +0700, you wrote:
> >Tanpa kehadiran LJ, orang Islam Maluku udah habis.
> Itu hipotesa atau kenyataan ?
> Tolong jelaskan ;)
WAM:
That's a fact.
> >Lagi pula, memangnya kalau LJ nggak ada terus hukum bisa jalan di Maluku?
> >Masih malu juga ngaku non Islam?
> Apa dengan adanya LJ hukum bisa jalan dengan baik ?
> tolong jelaskan.
WAM:
Yang pertama mesti dilakukan oleh orang Islam adalah, menghentikan
kezaliman terhadap orang Islam yang secara tidak langsung disetujui oleh
presiden yang ngaku Islam itu. Dan cuma LJ yang berani pergi ke Maluku
dengan kemungkinan mengorbankan jiwanya. So, pergilah mereka. bahwa
kemudian pemerintah mau lebih serius menangani Maluku setelah LJ pergi ke
sana, itu fakta.
> > > Cukup yang mustinya diurusin, aparat penegak hukum dan alat alat hukum.
> > > Kok jadi larinya ke yang neko neko, seperti agama dsb ?
> >WAM:
> >LJ nggak laku, kalau hukum berlaku di Maluku.
> betul itu statement anda, tapi apakah dengan adanya LJ hukum lantas jadi
> baik di Maluku ?
WAM:
Jangan dibalik. Berlakukan hukum dulu, baru LJ nggak laku. LJ bukan aparat
penegak hukum. Mereka hanya melindungi orang2 yang tidak dilindungi
hukum. Salahkan penegakan hukumnya. Bukan keberadaan LJ.
> WAM:
> >Kalau tidak membanggakan, kenapa mesti pamer, bung?
> Definisikan dulu kata pamer. Jika saya bilang, saya nulis email pakai
> Eudora, apakah itu dianggap pamer ?, tergantung siapa yang baca bukan ?
WAM:
Definisikan dulu apa itu _nggak pamer_, baru saya bisa definisikan pamer
itu apa.
> > > Jadi anggap saya orang Kristen, dan saya tidak setuju, maka itu berarti
> > > TIDAK semua, karena 1 orang tidak setuju dan 1 milyar lainnya setuju,
> > dalam
> > > pelajaran logika itu tetap bisa dibilang TIDAK SEMUA ;)
> >WAM:
> >Dan anda sudah bilang bukan, anda bukan orang Kristen? Meski dari berbagai
> Saya tidak bilang begitu, itu kata anda.
> Saya tulis "Anggap saya orang Kristen"
> Jika anda tidak mengerti bahasa Indonesia, maka menjadi
> "Say that I'm a Christian"
> Saya *TIDAK* menulis
> Say that I'm NOT a Christian.
> baca baik baik dong, apa perlu kaca mata :)
> >pernyataan anda tentang Islam makin meyakinkan saya bahwa anda tidak tahu
> >apa-apa tentang Islam. Mana yang jelas, anda orang Kristen atau bukan?
> >Jika anda tetap nggak mau mengaku sebagai orang Kristen, 1 orang Kristen
> >mana yang anda maksud dalam paragraf di atas?
> Itu bisa berarti banyak.
> Ingat dalam hal ini, saya mengambil posisi general, tidak spesifik.
WAM:
Tidak ada orang ISlam berfikir _general_ dalam arti seperti pikiran anda.
Segeneralnya orang Islam nggak akan salah menyebut syariat sebagai
tradisi. Atau menyebut rukun sebagai syariat. Keblinger betul.
> Itu kata anda.. Apakah dengan saya kuliah di Elektro saya pintar ? Apa saya
> nulis IPK saya ?tidak bukan ?
WAM:
he..he..hee
Lha wong disebut pintar aja kok marah.
Kalau nggak pintar, mosok kuliah di elektro sih? Amerika lagi. Saya aja
belum pernah lho, ke AS.
Ntar tak sebut anda bego, marah lagi.
> Anda tidak bisa menggeneralisasi seperti itu.
> Itu namanya logika anda kacau ;), coba baca buku logika yang saya berikan
> tadi ;)
WAM:
Nggak usahlah. Saya kan nggak lagi kuliah. Simpan saja buat anda sendiri.
> Saya tidak menulis mengaku.
WAM:
Justru karena anda tidak mengaku, itu yang jadi perkara. Kalau anda diam
saja malah enggak jadi perkara.
> Itu kata anda.
> saya menulis
> KALAU
> yang dalam bahasa Inggris : IF
> Say that if I represent Christian people by giving statement about POSO
> incident, it is enough, isn;t it ?
WAM:
Baiklah.
Kita pokrol-pokrolan dengan bermain kata _IF_. Ya kalau _IF_ anda itu
benar. Kalau salah?
> WAM:
> >Lho, bukankah awal thread ini adalah Piagam Jakarta? Ya nggak bisa dong,
> >anda rubah seenaknya saja. Tutup dulu thread ini, baru bikin thread lain
> >tentang penegakan hukum. Gitu normanya.
> Ya terserah anda, saya sih melayani apapun desire anda dalam hal ini,
> selagi saya sempat nulis ;) (maklum akhir akhir ini banyak kerjaan sih :) )
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!