On Sun, 13 Aug 2000, Irwan Hadi wrote:
> >WAM:
> >Yes, why not?
> >Termasuk para begundal di Poso dan Ambon.
> >Biarlah hukum mengadili mereka.
> Nah kalau gitu jelas dong.
> Anda sudah memberikan statement, biar hukum yang mengadili.
> So,buat apa repot repot anda ngurusin mulai dari soal Laskar Jihad, kasus
> pembantaian, dsb ?
WAM:
Tanpa kehadiran LJ, orang Islam Maluku udah habis.
Lagi pula, memangnya kalau LJ nggak ada terus hukum bisa jalan di Maluku?
Masih malu juga ngaku non Islam?
> Cukup yang mustinya diurusin, aparat penegak hukum dan alat alat hukum.
> Kok jadi larinya ke yang neko neko, seperti agama dsb ?
WAM:
LJ nggak laku, kalau hukum berlaku di Maluku.
> >WAM:
> >Wah, membanggakan (anda) juga ya rekor itu.
> Tidak juga, saya rasa anda jauh lebih banyak dari saya, wong anda rajin
> banget sih nulis ;)
> Gimana kalau kita kerja sama jadi pujangga ?
WAM:
Kalau tidak membanggakan, kenapa mesti pamer, bung?
> Jadi anggap saya orang Kristen, dan saya tidak setuju, maka itu berarti
> TIDAK semua, karena 1 orang tidak setuju dan 1 milyar lainnya setuju, dalam
> pelajaran logika itu tetap bisa dibilang TIDAK SEMUA ;)
WAM:
Dan anda sudah bilang bukan, anda bukan orang Kristen? Meski dari berbagai
pernyataan anda tentang Islam makin meyakinkan saya bahwa anda tidak tahu
apa-apa tentang Islam. Mana yang jelas, anda orang Kristen atau bukan?
Jika anda tetap nggak mau mengaku sebagai orang Kristen, 1 orang Kristen
mana yang anda maksud dalam paragraf di atas?
> >Awas lho, anda bisa kalah cum laude sama temen saya yang gendeng itu. Yang
> >pikirannya bisa runut pas lagi waras.
> Dalam hidup tidak selalu diperlukan "cum laude"
WAM:
Tapi anda kan ingin menunjukkan kepintaran anda dengan mengatakan _kuliah
di elektro_. Tanggung dong kalau anda nggak sekalian reach for the top?
> WAM:
> >Saya sepakat dengan anda bung.
> >Saya juga punya teman baik non muslim.
> >Yang saya tanya kan cuma satu, bisa anda beri bukti, kapan ada orang
> >Kristen mengecam soal Poso? Apakah itu anda artikan saya menuduh semua
> Orang Kristennya ini saya anggap siapa saja , karena anda tidak menulis
> harus Pendeta, harus dari PGI, dsb.
> Maka kalau saya mewakili pihak Kristen misalnya mengecam, berarti cukup bukan ?
WAM:
Lho, bukanya di posting lain anda tidak mengaku sebagai orang Kristen? Kok
sekarang merasa mewakili orang Kristen? Gimana nih? Atau, anda memang malu
mengakui agama yang anda anut? Kenafa?
> WAM:
> >Dan jangan kira saya menyetujui perbuatan iblis berbentuk manusia pada
> >tanggal 13-15 Mei. Sejak anda belum _lahir_ di milis ini, saya sudah
> >mengecam perbuatan para kriminal itu. Saya tidak lihat apakah korbannya
> >Cina atau non muslim. Perbuatan mereka tetap saja perbuatan kriminal.
> >Apakah pelakunya beragama Islam atau tidak, mereka tetap saja kriminal.
> Betul.
> jadi bagaimana kalau diskusinya mulai sekarang diganti, bukan ngurusin soal
> agama lagi, tapi soal bagaimana agar hukum di Indonesia bisa ditegakkan ?
WAM:
Lho, bukankah awal thread ini adalah Piagam Jakarta? Ya nggak bisa dong,
anda rubah seenaknya saja. Tutup dulu thread ini, baru bikin thread lain
tentang penegakan hukum. Gitu normanya.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!