Rasanya usaha rekonsiliasi ditengah kemelut pertikaian elit politik dan situasi
bangsa yang tidak menentu ini adala suatu
tindakan yang tepat dan bijaksana. Semangat dari rekonsiliasi adalah perdamaian,
membicarakan dan mendudukkan masalah dengan rasa perdamaian dan persaudaraan,
jadi bukan berarti membiarkan kejahatan atau ketimpangan terus berlangsung di
negri ini.
Situasi yang sekarang terjadi sangatlah kabur antara benar dan salah, jahat
dan baik. Pertikaian di elit politik telah menunjukkan rasa ketidak sukaan,
kebencian, dan seonggok nafsu kekuasaan, serta etika berpolitik yang buruk.
Kasus-kasus Bruenigate, Buloggate, dan gate-gate yang lain bukan sekedar alat
untuk menilai atau mengkritik presiden tapi cenderung sebagai alat untuk menggulingkan
pemerintahaan yang syah oleh sekelompok tertentu.
Siapapun yang menang tidak akan membuat bangsa ini menemukan kebenaran dan hidup
tenang, karena pihak yang kalah akan balik menyerang dengan segala caranya yang
dianggap benar.
Jadi, cara terbaik/bijaksana adalah mulai dengan membuka hati kita masing-masing,
mari tinggalkan segala kebencian, dan nafsu kekuasaan, dan mulai menyelesaikan
masalah dengan hati yang jernih dan damai. Karena dalam kebencian dan hawa nafsu
tidak akan pernah melihat kebenaran, dan dalam setiap perikaian elit politik
maka rakyat kebanyakan yang akan menjadi korbannya. Mudah-mudahan dengan rekonsiliasi
kita dapat mencegah eker-ekeran yang tidak berguna dan segera mengatasi masalah
bangsa yang penting secara bersama-sama.
Atau adakah usaha yang lebih baik dari rekonsiliasi/perdamaian? barangkali ditingkatkan
saja eker-ekeran selama ini?
Salam,
http://www.link.net.id
................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com