Salam,
Pak Mashuri,
Puyeng saya agak sirna, melihat masih ada orang yang perspektifnya soal
Rekon mirip dengan saya. Alhamdulillah. Mudah2an bisa jadi wabah menulari
banyak orang.

Sedikit komentar :
From: "M. Mashuri Alif" <[EMAIL PROTECTED]>
"...Lalu saya bertanya kepada anda sekalian apakah
ada yang baik dari para elit politik kita?...."
=====================================
Seperti dalam bisnis, kita berusaha memilih ( rekrut ) orang yang baik buat
perusahaan. Walaupun demikian, segala sistim kontrol yang kita punya yang
harus ada, mesti dijaga baik supaya tetap jalan. Secara kasar, segala sistim
mesti melihat manusia seperti setan. Tidak begitu relevan kita bertanya
terus : apakah orang kita orang baik ? Audit yang tajam bertugas mencium
tikus dalam lemari. Rapat komisaris bertugas menilai kebijaksanaan yang
dibuat eksekutif. Tidak usah tunggu lima tahun masa jabatannya, komisaris
bisa mengganti nakoda. Sebelum kapal mencang-mencong, menabrak karang, dan
tenggelam.

Ha, ha, ha....Para Komisaris .... rekonsiliasilah dengan nakoda....itu
sesuai dengan nurani dan agama...jangan eker-ekeran...maksud nakoda
mengembat duit pasti baik , mau dibagi kepada fakir-miskin....

Ganti saya ikut-ikutan anak-anak main gundu : "Plok..Plok..Plok..! Bravo MMA
!".

Wassalam.
Abdullah Hasan.

----- Original Message -----
From: "M. Mashuri Alif" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, December 06, 2000 22:31
Subject: Re: [Kuli Tinta] ELIT POLITIK REKONSILIASILAH !


Ha...ha...ha..... (munafik)
Kasus gade-2-an
kasus suharto,
Kasus ORBA,
Kasus BANK BALI akhirnya cuma melepaskan Sahril dan menutup pengadilan
dengan lepasnya para maling
(apa ini juga dampak Rekonsiliasi?)

kasus..kasus..kasus...1000 X
pembunuhan...pembantaian...pencurian....perampasan...perkosaan
pemerasan..penghisapan...penganiayaan...monopoli...
korupsi........ akhirnya KOLUSI

dengan REKONSILIASI....
Rekonsiliasi CIGANJUR, Rekonsiliasi BALI, Rekonsiliasi JOGJA, Rekonsiliasi
SIDANG ISTIMEWA, Rekonsiliasi-Rekonsiliasi, miskin-miskin-miskin,
dollar-dollar-dollar, utang-utang ....amien
(maksudnya bukan amin rais lho, ha..ha..).

Bosen dengar kata REKONSILIASI, biar ngak dikatakan "buta nurani "
sama moderator jawab aja BOSEEEEN atau siapa sebenarnya yang tidak punya
NURANI?.
Ataukah kita hanya jadi bebek dari para elit politik ha...ha...
Sayang manusia di lahirkan kedunia punya otak tetapi ngak pernah dipakai,
mendingan ngak pada sekolah dan belajar aja sama rakyat kecil mungkin itu
lebih baik. Daripada sekolah di kepala kesimpulanya hanya ada satu jawaban
RERKONSILIASI. Atau mulai sekarang mari kita ramai-ramai berkata tutup saja
sekolah SOSPOL seperti orde baru dulu, jika kesimpulannya cuma kata
REKONSILIASI. Apakita harus belajar lagi berdemokrasi belajar berbeda,
belajar menerima kekalahan (kalah angka, "kalah taktik", lalu belajar untuk
menang dll) Ha..ha..ha...

Belajarlah anda sekalian dari perpecahan PDI? Ingat perpecahan akan
mengasilkan dua baik atau buruk dan akan terus seperti itu adanya. Bisa baik
tetapi bisa juga buruk. Seperti layaknya BISUL (kasus PDI mungkin bisul
kecil), BISUL BESARNYA lihat Indonesia sekarang ini selama di bawah
kekuasaan ORDE BARU inilah sisa-sisa peningalannya yang terus dipertahankan
oleh sisa-sisa ORBA sampai sekarang dan entah kapan akan meletusnya, ataukah
akan terus kita kompres yang juga tidak akan memecahkan penyakit tersebut,
karena kumannya banyak terdapat didalam bisul tersebut.

Dengan rekonsiliasi kita berusaha mendamaikan yang buruk dengan yang baik,
atau yang buruk dangan yang buruk (mungkin ini yang terjadi di Indonesia)
menyimpan maling dalam satu rumah, memelihara tikus dalam satu rumah, itulah
gambaran dari REKONSILIASI. Lalu saya bertanya kepada anda sekalian apakah
ada yang baik dari para elit politik kita?

MMA




................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke