Hmmm... coba tanya pada sang kaisar. :)








"N6U1C_T4MP4N" <[EMAIL PROTECTED]> 
Others, 05/01/2007 06:43 AM GMT
Sent by: [email protected]
 
        To:     [email protected]
        cc: 
        Subject:        [MABINDO] Re: Walubi: Anggota Sangha Tidak Boleh 
Menikah

mengenai NSI, kalau tidak salah untuk semua Budhisme aliran Jepang
sanghanya boleh menikah ya? kalau tidak salah peraturan ini dibuat
oleh Kaisar Jepang untuk melemahkan budhisme di Jepang...bener gak sih?

--- In [email protected], "Mr_Five WenZ" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Berarti dengan kata lain sudah waktunya aliran Maitreya (Yi Kuan
Tao) dan NSI ditendang dari WALUBI dan tidak diakui lagi sebagai 
> bagian dari agama Buddha di Indonesia ?
> Baguslah kalo begitu.... kalo gak berarti YM SHM just talking bullsh*t
> hehehehe... :D
> 
> 
> Best Regards,
> 
> 
> YUNARTO GOH | Mr_Five `WenZ | 
> K-LINK Your Global Link - We Turn From Zero To Hero
> Hidup Sehat Alami Bersama K-LINK www.artikel.vithost.com/k-ayurveda
> www.wenz.web.id/myblog/ | www.virtual-dalnet.com | www.sic.or.id
> 
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, 21 December:39 AM
> Subject: [MABINDO] Walubi: Anggota Sangha Tidak Boleh Menikah
> 
> 
> Ketua Umum Walubi, SHM, dalam konferensi pers menyatakan bahwa seorang
> bhiksu adalah harus menjalani kehidupan celibat yakni tidak berkelurga.
> Dengan demikian, maka Ferry Surya Prakasa disimpulkan bukan seorang
bhiksu
> karena Ferry walau bergelar Rinpoche, telah beristri dan mempunyai anak.
> 
> Demikian pula pernyataan dari Bapak Ponijan Liaw dalam konferensi pers
> Forum Solidaritas Umat Buddha kemaren. Seroang bhiksu menjalankan Vinaya
> 253 (sesuai vinaya Tantrayana) yang salah satunya adalah tidak menikah.
> Walau bergelar Rinpoche, Rinpoche bukanlah harus seorang bhiksu.
> 
> Ini bagus sekali.
> Hal seperti ini dijelaskan dengan baik untuk mengklarifikasi
> kesimpangsiuran yang ada.
> 
> Pernyataan dari kedua organisasi ini adalah sama, yakni: ANGGOTA SANGHA
> TIDAK MENIKAH.
> 
> Tetapi apakah perbedaan dari kedua pernyataan tersebut?
> 
> Pernyataan dari Forum Solidaritas Umat Buddha itu adalah kebenaran,
> sedangkan pernyataan dari Walubi itu adalah mencari pembenaran.
> 
> Untung bagi SHM bahwa ketika membuat pernyataan pers itu, tidak ada
> wartawan yang paham soal Buddhism, sehingga mereka tidak bertanya lebih
> jauh, "apakah benar bhiksu (anggota Sangha) dalam azas yang dipegang
oleh
> Walubi, tidak menikah?"
> 
> Bukankah Walubi sendiri mengakui keberadaan Sangha-Sangha yang
anggotanya
> menikah seperti Sangha aliran Maitreya dan juga Sangha-nya NSI?
> 
> Kiranya dapat disimpulkan bahwa Walubi tidak taat azas. Untuk
selamat dari
> kasus Ferry ini, akhirnya Walubi menyatakan bahwa bhiksu (baca: anggota
> Sangha) tidak menikah, dan jika menikah Walubi tidak mengakuinya. Akan
> tetapi dibalik itu, Walubi mengakui keberadaan Sangha-Sangha yang
> anggotanya (baca: bhiksu) menikah.
> 
> Bagaimana Walubi akan menjawab itu?
>

 


,"
DISCLAIMER :

The information contained in this communication (including any attachments) is 
privileged and confidential, and may be legally exempt from disclosure under 
applicable law. It is intended only for the specific purpose of being used by 
the individual or entity to whom it is addressed. If you are not the addressee 
indicated in this message (or are responsible for delivery of the message to 
such person), you must not disclose, disseminate, distribute, deliver, copy, 
circulate, rely on or use any of the information contained in this transmission.

We apologize if you have received this communication in error; kindly inform 
the sender accordingly. Please also ensure that this original message and any 
record of it is permanently deleted from your computer system. We do not give 
or endorse any opinions, conclusions and other information in this message that 
do not relate to our official business.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke