Hello Tampan,

ini adalah bencana dan melukai hati, tetapi kita :

tidak boleh...tidak boleh begitu.....tinggalkan 'right or wrong is my 
Guru"----Chatral Rinpoche( 92 tahun) juga akan menangis kalau melihat 
Tharpaling & pengurusnya sudah begitu merosot, dimana pengurus & penganutnya 
membabi buta memegang bebatuan sebagai mustika.

katakan yang salah adalah salah
katakan yang benar adalah benar
The Truth is hurt !

Vajrayana masuk dari Pintu "Kesucian".........Om Ah HUm.....sucikan mulut,,,,, 
tubuh,,,,,,batin. thus......tuntutan 5 Sila sangat tinggi,,,,,moral achlak bagi 
seorang "Guru" asli maupun yang palsu mempunyai standart yang lebih 
tinggi...kalau mau ketemu dengan Vajrayana....dan tidak cuma hura2 Abhiseka, 
hura2 Tsog Offering...........hura2 dengan Mantra : Oh money come me now

Dharmapala Vajrakilaya sudah bertindak !,,,,Dharmapala sudah bertindak 
!...........ingat2,,,,,,Chatral sudah jauh hari memberi peringatan tentang 
"bencana ini"...............apa mau.....Murid sudah "kecebur bibir Bogor" tidak 
mau mendengar perintah Guru untuk segera masuk dalam Pertapaan 4 - 5 
tahun.....untuk "membakar" hutang karma dan karmic link bersama "bibir Bogor". 

Di Tibet, memang seorang murid harus menganggap 'Guru" sebagai Buddha....Suci 
tidak ternoda,,,apapun yang dilakukan....termasuk ajaran Crazy 
Wisdom.....tetapi ajaran crazy wisdom hanya untuk Naropa dan Milarepa dan para 
yogi, bukan untuk orang2 bodoh seperti kita2 ini....ingat2. Patrul rinpoche 
dalam "the Word of My Perfect Teacher" sudah ada pedoman tentang kriteria Guru, 
Dalai Lama sudah memberikan patokan untuk mengamati minimal 13 tahun seorang 
VajraAcarya, sebelum ter-buru2 menjadi muridnya.

Note : Trungpa Rinpoche di tahun 70an membawa Vajrayana ke Scotland lalu ke USA,
Mau tahu apa jadinya ?............pada awal....everything is 
OK...........sampai suatu ketika.....Karmic Obstacle Trungpa muncul tanpa bisa 
mengendalikan........................di Scotland & 
USA..................,,,,mulai minum2 sampai mabok........dan menjadi pecandu 
alcohol.....itu tidak cukup,  para murid perempuan diajak ber sek-ria 
..................Trungpa Meninggal dalam usia 49 tahun, tragis tetapi itulah 
perjalanan anak manusia.
Seorang Murid Wanitanya yang sekarang diakui sebagai Guru Vajrayana di USA Pema 
Chondro..........berkata lirih......He is my Guru....dan terdiam seribu bahasa 
tanpa mau berkomentar lebih lanjut.

1. Ferry sudah menikah dan mempunyai 2 anak, menyewa kamar hotel dan berkumpul 
dengan "orang2 yang tidak sepantasnya"(Dharmapada), sudah menjadi suatu 
Kesalahan besar bagi ferry,  belum lagi tuduhan "selingkuh", apapun 
motivasinya, kabar terachir dari Kepolisian : ferry yang terachir memberikan 
suntikan 400mg Valium, guna Detoksifikasi pasien Alda............Ente apa tidak 
tahu ? "selingkuh Bogor" ini sudah berjalan 3 sampai 5 tahun.......kalau memang 
mau menolong Alda untuk Detok Narkoba, mengapa tidak membawa kerumah sakit saya 
? dan sok pintar untuk menyuntik dan timbul kasus ?
kita sadari untuk tidak berbuat yang begituan sebagai hikmah dari kejadian ini, 
 dan tutup kasus ini........memalukan

4. silsilah...........aduh mak........Siapa bilang Chadud Rinpoche Guru 
utamanya ? pasti bohong....you know....Tsawi Lama....root guru ....bukan versi 
begituan. You kira.........ketemu rinpoche XYZ.........kasih ampau 
tebal,,,,lalu mendapatkan perlakuan istimewa,,,lalu meng claim diri sendiri 
jadi MASTER...........seperti Master LU ?.......... Vajrayana tidak mengenal 
Master....maksudnya Master Reiki atau Master Detok Narkoba ?

Kita menutup kasus memalukan ini, tutup buku

salam

  ----- Original Message ----- 
  From: N6U1C_T4MP4N 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, January 05, 2007 1:46 PM
  Subject: [MABINDO] Re: Walubi: Anggota Sangha Tidak Boleh Menikah


  Namo Buddhaya,

  Saya sedang berpikir sebaliknya, bukankah Ferry sama sekali tidak
  bersalah?
  1. Ferry memang tidak mengambil sila Bhiksu, dia bebas berpacaran
  dengan siapa saja.
  2. Obat yang ditemukan di tubuh Alda BUKAN NARKOBA
  3. Serbuk yang ditemukan dirumahnya BUKAN NARKOBA melainkan serbuk
  upacara tantra.
  4. Silsilah Ferry adalah ASLI, Gurunya dari silsilah Nyingmapa adalah
  MASTER, Gelar Rinpoche yang dia dapatkan juga ASLI
  Guru-gurunya adalah:
  Y.M. Kyabje Chadral Sangje Dorje Rinpoche
  Y.M. Chokling Urgyen Jigmed Palden Rinpoche
  Y.M. Chagdud Tulku Rinpoche --> Guru Utama

  Biografi Y.M. Chagdud Tulku Rinpoche dapat ditemukan diinternet...

  Satu-satunya kesalahan yang mungkin saya temukan adalah:
  1. Salah memberi obat kepada Alda...

  Maaf bila pendapat saya berbeda dengan pandangan saudara-saudari
  sedharma sekalian.

  Amitabha
  --- In [email protected], "Sumita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > --- In [email protected], Abin_Abin@ wrote:
  > >
  > > Kita lihat aja konsisten tidaknya SHM.
  > > Mungkin kita harus ngepush media nasional untuk mengangkat hal ini 
  > bahwa 
  > > ada anggota Sangha menikah yang diakui oleh Walubi, dan ini 
  > bertentangan 
  > > dengan pernyataan Walubi.
  > > 
  > ----
  > 
  > Salam, 
  > 
  > Kesan yang saya terima ketika ketua WALUBI menyatakan pernyataannya, 
  > ia berkesan lepas tangan. Hal ini juga diperkuat dengan diubahnya isi 
  > website Walubi yang salah satu isinya berkaitan dengan rinpoche 
  > tersebut. Dalam website tersebut (yang sekarang sudah diubah), jelas 
  > terdapat Yongdzin Tulku Rinpoche sebagai salah satu dewan Sangha 
  > Tantrayana Vajrayana dengan jabatan Koordinator Lama Tantrayana 
  > Vajrayana.Juga sebagai ketua umum Majelis Agama Buddha Tantrayana 
  > Indonesia (MAJABUDTI) masa bakti. padahal majelis ini baru 
  > dibentuk tahun 2003 dan dihadiri oleh pejabat dari Departemen Agama. 
  > Saya merasa heran jika dikatakan oleh ketua WALUBI bahwa yg 
  > bersangkutan tidak aktif lagi, maka bagaimana dengan majelis tersebut?
  > 
  > Hal ini saya ketahui ketika kasus Ferry ini mulai merebak, dan saya 
  > merasa perlu cari informasi mengenai yang bersangkutan di internet, 
  > dan kebetulan mendapatkan informasinya dari website WALUBI. Dan saya 
  > rasa ada beberapa wartawan yang juga tahu meskipun tidak 
  > menyadarinya. Hal ini terbukti dari beberapa foto yang ditampilkan di 
  > infotaiment yang sama dengan yang ada di website walubi hanya saja di 
  > potong bagian kirinya.
  >



   


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke