Wajah RI cerah atau kelam, tergantung RI sendiri. kalau RI 
berhutangng, karena RI memang mau berhutang. Masakan anda punya 
hutang, kalau anda tak pernah pinjam uang? Atau anda ingin pinjam 
uang, tanpa mau bayar bunga apalagi harus mengembalikan uang?

Mengenai pembantaian, jangan lupa RI juga pernah membantai jutaan 
manusia. Rakyat sendiri..

Bush ditolak masuk? RI mengundang lalu anda tolak? Bagaimana mungkin?

Posisi tawar suatu negara tergantung negara itu sendiri. Jangan jauh 
jauh, menghadapi USA, menghadapi Malaysia dalam masalah pulau 
Sipadan, RI kuat atau lemah?

Akankah RI makmur, dengan atau tanpa Bush? Sami mawon kan?

Lalu lumpur Lapindo itu, yang bikin lumpur menye,bur siapa? Bush?

Semua tergantung kita sendiri! Bung Karno telah serukan: Berdikari!





--- In [email protected], "kadhafi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Aku sendiri tidak yakin kaloau saja kedatangan Bush bisa mengubah 
wajah Indonesia menjadi lebih CERIAH. Niat Amerika memberikan 
bantuan menurutku sama sekali bukan tanpa imbalan, posisi tawar 
Indonesia dimata Amerika sangat lemah, sehingga apapaun yang di 
inginkan Amerika, terutama melalui lembaga ekonomi internasional-nya 
pasti akan di turuti, ini terjadi karena pemerintah kita masih 
sangat tergantung dengan uang dari Amerika dalam bentuk Utang Luar 
Negeri.
> 
> Dipihak lain Bush telah membunuh jutaan manusia (muslim) di bumi 
ini melalui kebijakan perangnya di berbagai negara muslim. Menerima 
Bush bisa berarti juga menunjukan penerimaaan negera kita terhadap 
tragedi pembantaian manusia itu. 
> 
> Kita tidak mungkin tau agenda tersembunyi yang di bawa Bush. Yang 
di gembar-gemborkan selama ini adalah bantuan yang akan dibawa, tapi 
sesungguhnya saya yakin ada agenda tersembunyi yang akan di bawa ke 
Indonesia, terutama tentang pengamanan aset-aset bisnis Amerika di 
Indonesia, seperti yang seringa di katakan Amin Rais bahwa Bisnis 
yang dijalankan oleh Amerika di Indonesia adalah bentuk penjajahan 
ekonomi yang dilakukan Amerika terhadap Indonesia. Lihat saja 
beberapa perusahaan multinasional yang bergerak di bidang 
pertambangan dan minyak....
> 
> Jadi Bush wajar dan layak untuk di tolak masuk Indonesia
> 
> 
> 
> 
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Jereweh Sumbawa 
>   To: Media 
>   Sent: Thursday, November 16, 2006 8:49 AM
>   Subject: [mediacare] AS, George W. Bush ! Kita Transfer aja 
Ilmunya untuk bangun Indonesia supaya makmur!
> 
> 
> 
>   Artikel ini saya forward karena menurut saya pribadi kita harus 
cerdas menyikapi kedatangan Bush, bukan asal demo sana demo sini dan 
akhirnya energi habis sia sia. Kalau mau demo seharusnya sebelum 
bantuan America mengalir ke Indonesia. Juga kita ketahui alat alat 
tempur Indonesia yang dikirim ke Libanon ternyata memakai kapal 
perang America. 
> 
>   Tadi malam dengar di Metro TV bahwa nantinya anak anak Indonesia 
sampai 80% akan dapat bantuan kesehatan dari America, dan America 
tidak mengatakan mereka hanya anak anak yang di Bali, Irian dan 
Manado saja yang dapat bantuan kesehatan tapi untuk semua anak anak 
Indonesia tidak pandang agama. Dan bukan hanya kesehatan juga 
pendidikan anak bangsa Indonesia akan dibantu. 
> 
>   Ketika kita sudah dibantu mengapa kita anti pati dengan yang 
sudah membantu kita, kita selama ini antipati kepada America karena 
rasa solider dengan rakyat Irak, Afganistan, Palestina, lalu 
bagaimana rakyat kita yang masih banyak meminta minta di jalan, 
korban Lapindo, TKI yang menjadi korban sex dan masih banyak anak 
anak bangsa yang tidak sanggup membayar biaya sekolah. 
> 
>   Semoga kedatangan Bush bisa mengubah bangsa Indonesia menjadi 
lebih cerdas, dan melepaskan bangsa ini dari kemiskinan.
> 
>   ---------- Forwarded message ----------
>   From: Rudy Prabowo <[EMAIL PROTECTED]>
>   Date: Nov 15, 2006 10:51 PM 
>   Subject:  AS, George W. Bush ! Kita Transfer aja Ilmunya untuk 
bangun Indonesia supaya makmur!
> 
> 
>    
>   .
>    
>   Kita Transfer aja Ilmunya untuk bangun Indonesia supaya makmur!
> 
>   Nabi Muhammad SAW  pernah berkata, "Tuntutlah Ilmu sampai 
kenegeri China"
>   Memang China, pada zamannya Nabi adalah sumber Ilmu Pengetahuan, 
baik kesehatan maupun pendidikan.
> 
>   Tapi sekarang Sumber itu dipegang AS, bahkan 15 tahun yh lalu 
China mengirim pelajar2nya ke AS, dan mentransfer  Ilmu ke negeri 
China. Mereka yg sdh menyadap Ilmu tsb, pulang kenegerinya dan 
mengaplikasikan ilmu tsb dengan membangun industri dan ekonomi di 
China, coba lihatlah bagaimana perekonomian China sekarang ? Bahkan 
diChina dibangun pabrik Microsoft sebagai pusat Reseach terbesar 
didunia ! 
> 
>   Nah bangaimana dengan Indonesia terhadap AS dan George W. Bush ??
> 
>   Presiden AS, George W. Bush sebentar lagi sudah menginjakkan 
kakinya di Istana Presiden Bogor. Tidak semua masyarakat Indonesia 
setuju atas kunjungan tsb, hal ini dapat kita cermati adanya unjuk 
rasa yg hampir setiap hari disekitar Istana Presiden Bogor maupun 
didepan Kedubes AS di Jakarta. Tampak dari pedemo itu dari Ormas 
Islam dan para simpatisan terutama dari FPI-Front Pembela Islam dan 
Hizbut Tahir, bahkan mahasiswa, remaja serta anak-anakpun ikut 
berdemo. 
> 
>   Substansi dari Demo itu terutama menganggap AS sbg teroris dunia 
dan musuh Islam dan George W Bush sebagai imperialis serta  penjahat 
perang.
>   Sesungguhnya kunjungan George W Bush ini adalah lanjutan 
kunjungan bilateral antara Kepala  Negara Indonesia dengan AS, yang 
sudah dimulai sejak masa Presiden Megawati berkuasa.
> 
>   Bagaimana kalau rakyat Indonesia "Unjuk Rasa" supaya ada 
kerjasama bilateral dibidang Pendidikan? Kita transfer aja Ilmunya 
dari sana, lalu kita bawa pulang ke Indonesia untuk membangun negara 
kita yang sangat miskin ini, seperti China itu.  
>   Sebab kalau kita menentang dan menekan terus, belum tentu rakyat 
Indonesia yg masih dihimpit kemiskinan ini tahu2 menjadi makmur, ya 
semacam "Miracle". 
> 
>   Semoga Kita Semua menjadi orang Bijak dan Kesadaran juga 
terbuka !
>




Kirim email ke