> kamsari sari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Agama dihina, jelas marah dong. Yang menghina  agama orang itukan 
> namanya cari musuh.  Jadi bukan yang membela agama yang harus 
> dihujat, tapi orang yang suka menghina agama orang lain yang harus 
> di'lurus'kan. Tolong balik logika berpikir Anda. Bagi saya, orang 
> yang berdiam diri saat agamanya dihina, itu masuk kategori pengecut. 
> Jelas.
> 



TIDAK ADA AGAMA YANG BISA DIHINA ATAU MERASA TERHINA.

Agama hanyalah benda mati, dan merupakan kepercayaan dari umatnya yang
hidup.  Hanya orang hidup yang bisa tersinggung merasa terhina dan
dihina.  Agama tidak punya perasaan sehingga TAK MUNGKIN BISA TERHINA
ATAU MERASA DIHINA, yang merasa dihina dan terhina hanyalah umat yang
mempercayainya.

Jadi hanya sebagai umat yang percaya, tidak rasional kalo mau marah
karena merasa agamanya dihina atau terhina.  Agamanya itu bukanlah
miliknya melainkan milik bersama sehingga tak berhak menuduh orang
lain menghina miliknya karena agama tidak bisa dimilik satu orang atau
satu kelompok orang.  Apalagi orang yang dianggap menghinanya juga
merupakan pemilik dari agama yang sama.

Agama itu asalnya bukanlah realitas melainkan se-mata2 murni khayalan
umatnya, jadi bagaimana mungkin agama harus dibela dan bagaimana cara
membelanya???  Khayalan dibela dengan khayalan juga bukan dengan jihad
yang membantai manusia secara realita yang diluar khayalannya.

Jadi gimana bisa anda menuduh orang yang tidak merasa terhina kalo
agamanya dihina itu sebagai pengecut????  Yang pengecut itu justru
umat yang penuh khayalan ini, dia lebih takut kepada khayalannya
sendiri katimbang realitas kehidupannya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


















> tks
> kamsari
> 
> manneke <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Karena
manusia suka merasa lebih ngerti tentang Tuhan daripada Tuhan sendiri.
Merasa lebih sebagai pemilik agama daripada Tuhan yang mengadakan
agama-agama. Merasa kurang pede sama Tuhannya sehingga ke mana-mana
sibuk membela Tuhan (secara tak langsung, merasa dia lebih jagoan
daripada Tuhannya). Semuanya cuma perasaan, tapi jadinya ke-geer-an.
>  
>  manneke
>  
>  -----Original Message-----
>  
>  > Date: Thu Apr 26 13:59:12 PDT 2007
>  > From: "Adiati" <[EMAIL PROTECTED]>
>  > Subject: Re: [mediacare] Saya tidak marah kalau ajaran agama saya
dihina
>  > To: [email protected]
>  >
>  > kenapa ya..kadang atau mungkin bahkan sering,manusia suka membuat
suatu statement
>  >   atau pandangan yang bertolak belakang dengan ajaran2 agama
(apapun agamanya)
>  >   Bahkan melebih lebihkan dan mengada adakan hal yang sebetulnya
TIDAK Di ajarkan oleh agama masing2
>  > 
>  > loekyh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>  >           Saya ini ndak pernah marah kalau ajaran agama saya
dihina, paling2 
>  > berpikir yang menghina itu nggak tau aja. 
>  > 
>  > Sebab sangat mungkin dan wajar kok orang yang nggak tau ajaran agama 
>  > saya akan menjelek2-an keyakinan saya, walaupun mungkin cara 
>  > menghina dan men-jelek2-kannya cuma lewat dalam hati. 
>  > 
>  > Kalau ada orang yang menghina keyakinan saya secara terang2-an 
>  > (tidak disimpan dalam hati) lewat milis ini, wah saya malah seneng. 
>  > Sebab isi tanggapan penjelasan saya malah bisa dijadikan kesempatan 
>  > langka buat 'dakwah' ajaran saya di milis publik, he, he, he.
>  > 
>  > Ttp kalau ada yg mau marah karena keyakinannya dihina, silakan aja 
>  > marah2 :-). Cuma caranya yg bener: penghinaan dibalas penghinaaan 
>  > dong. Masak penghinaan dibalas pakai pisau dapur atau pake cllurit 
>  > rumput, 'kali ingin cabut nyawa orang lain dg mengatas-namakan Tuhan.
>  > 
>  > Gitu aja kok repot2.
>  > 
>  > Salam
>  > 
>  > --- In [email protected], Roslina Podico <roslina@> wrote:
>  > >
>  > > Dasar orang Indonesia yg sdh dimetrai dgn Pancasila dan sila I. 
>  > Yang 
>  > > ngaku bukan siapa-siapa ini, ternyata penganut satu agama, tapi si 
>  > Mus 
>  > > itu ngakunyaNGAK beragama gitu lho. lalu anda yg merasa agamanya 
>  > dihina 
>  > > mau hina agama mana nih!!! Masih banyak orang dewasa tapi tdk 
>  > realistis 
>  > > nampaknya. Orang tak percaya itu ada dimana-mana, bukan hanya di 
>  > Amerika 
>  > > dan Eropa, di Indonesia dan di Mekahpun ada. Hanya di Indonesia 
>  > selain 
>  > > munafik, orang diharuskan mencantumkan agamanya di KTP di negara 
>  > > demokrasi ngak demikian. Di Indonesia orang yg ngaku beragama itu 
>  > belum 
>  > > tentu menjalankan ibadahnya, tapi juga ngak mau mencari kebutuhan 
>  > > rohaninya apalagi di agama lain. Orang seperti ini bisa fanatik 
>  > juga. 
>  > > Asal mendengar agama yg diwarisinya itu dicela dia langsung merasa 
>  > > terhina, padahal dia sendiri ngak pernah tahu isi ajaran itu sebab 
>  > dia 
>  > > ngak pernah merasa tertarik hal-hal rohani. Dia jadi fanatik hanya 
>  > > karena agama itu sdh menjadi identitasnya dan identitas 
>  > keluarganya 
>  > > turun temurun.
>  > 
>  > 
>  > 
>  >          
>  > 
>  >        
>  > ---------------------------------
>  > Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
>  >  Check outnew cars at Yahoo! Autos.
>  
>  
>      
>                        
> 
>        
> ---------------------------------
> Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
>  Check outnew cars at Yahoo! Autos.
>


Kirim email ke