Lha kok ada alinea saya yang disunat? Lha kok kayak "pegawai negeri" aja
yang gajinya banyak disunat. Rupanya Hadeer sekarang menambah gelar sebagai
"TUKANG SUNAT".
Efron
-----Original Message-----
From: Hadeer [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Monday, 21 June, 1999 13:55 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: Rubrik Bahasa Indonesia
He...he... kalau di bilang Putra ya memang Putra ......... Memang PPP sedang
menerangkan dan menjelaskan bahwa Putra itu adalah laki-laki ......bukan
sedang bermain bahasa......
Anda aja yang nggak / kurang becus nangkep maksudnya ....... dan menganggap
PPP sedang bermain bahasa .......
Buat saya jelas sekali ...... harus Putra ..... dan bukan Putri ...... :-)
:-)
Hadeer
----------
> From: Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia) <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Rubrik Bahasa Indonesia
> Date: 21 Juni 1999 13:40
>
> TEMPO edisi 21 - 27 Juni 1999, halaman 24, "Tolakan dari Kursi Islam".
>
> Saya cuplikkan sedikit isinya yang menerangkan bahwa PPP dan kroninya
> membikin syarat tegas untuk presiden mendatang: putra terbaik bangsa
> beragama Islam. "Namanya saja putra. Kan, Anda tahu sendiri, bukan
> perempuan," kata seorang pengurus kepada TEMPO.
>
> Saya sendiri menjadi heran, membuat pernyataan saja tak becus, bagaimana
> kalau mengendalikan negara?
>
> Wassalam,
> Efron