Kenapa kalau bicara masalah SARA koq kayanya tabu sekali.

Justru saya bicara disini di komunitas yang sangat beragam, dan saya yakin
punya komunitas ini memiliki kemampuan dan intelektual yang sangat bagus,
akan lebih bermanfaat dan objektif.

Kalau perbedaan itu dibicarakan, akan sangat enak sekali dalam berhubungan.
Tidak ada saling curiga dan akan saling percaya, karena sudah tahu "daleman"
masing - masing :-)

Akan sangat disayangkan kalau komunitas ini tabu bicara SARA. Jangan seperti
burung Onta, memasukkan kepala nya ke dalam tanah, karena semata - mata
tidak mau melihat bahaya / keadaanya sekitarnya yang dia tidak suka :-)

Soe :-)

-----Original Message-----
From: Marianus DATUBARA <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, December 16, 1999 12:32 PM
Subject: [Renungan] Peace: It's A Beautiful Sight To See


>Salam PERMIAS,
>
>Tidak satu dua kali ini, PERMIAS Net 'dipancing' oleh seseorang mengenai
>masalah SARA, khususnya masalah agama, dan kebetulan sekali, orang-orang
>yang 'memancing' itu (sampai saat ini saya rajin menyimpan tulisan2 orang
>yang mencoba memancing air keruh di milis milik PERMIAS ini) hampir selalu
>melihat dari satu sisi saja, yaitu sisi kepentingan pribadinya. Manusiawi,
>tapi tidak obyektif.
>
>"Ada yang tahu tema Natal untuk tahun ini di Ambon dan Maluku ?", demikian
>sdr. Soehendri menulis, and that's it.
>
>Itu adalah awal dibukanya diskusi ini, dan menurut saya pribadi, sebaiknya
>tulisan seperti ini tidak perlu dijawab, karena jelas-jelas sudah bernada
>tendensius, apalagi tanpa didukung oleh fakta-fakta yang kuat dan bahkan,
>di dalam suasana menjalani bulan puasa bagi rekan2 PERMIAS yang beragama
>Islam, dan juga dalam suasana menyambut hari kelahiran bayi Yesus bagi
>rekan2 PERMIAS yang beragama Kristen.
>
>Lagipula, rekan2 PERMIAS bukanlah orang2 yang bodoh, dan sebagai tambahan
>informasi, kumpulan dokumen2 saya hampir selalu mengatakan bahwa datangnya
>'pancingan' itu kebanyakan dari beberapa rekan non-PERMIAS (baca: hanya
>beberapa) yang berada di Indonesia. Dan ini patut menjadi pertanyaan kita,
>para anggota dan pengurus PERMIAS, mengapa sampai ini bisa terjadi?
>
>Cepat atau lambat, orang2 yang seperti ini akan tersingkir dari pusat
>perhatian di milis ini, dan pengalaman selama ini sudah membuktikan hal
>tsb.
>
>Khusus kepada rekan2 anggota dan pengurus PERMIAS yang tersebar di seluruh
>wilayah AS, tulisan2 yang bernada tendensius terhadap suatu agama tanpa
>suatu bukti yang kuat seperti yang baru saja kita baca di milis ini
>bukanlah yang pertama, dan saya yakin bukan juga yang terakhir, akan tetap
>ada dan eksis di milis ini. Oleh karena itu, tetaplah waspada dan selalu
>'eling' terhadap setiap bentuk tulisan yang berusaha mau mengadu domba
>kita.
>
>Akhir kata, mari kita para anggota dan pengurus PERMIAS tetap selalu jaga
>milis ini, milis yang dihadiahkan kepada kita sejak tahun 1992, agar
>jangan menjadi milis tempat berkumpulnya tulisan2 yang tendensius dan
>tanpa dukungan fakta2 yang kuat.
>
>Teriring salam dan doa,
>M. Dharma Datubara
>PERMIAS South Florida
>
>
>
>
>
>-----------------
>M Dharma Datubara
>[EMAIL PROTECTED]
>
>                "PEACE: It's A Beautiful Sight To See"

Kirim email ke