ini hasil analisa saya sebagai bahan pemikiran buat teman2 permias...

At 11:38 AM 12/16/99 -0500, you wrote:

>Pernyataan bahwa Permias tidak pernah melarang membahas masalah SARA
>bertolak belakang dari kenyataan bahwa Saudara Suhendri dikeroyok
>beramai-ramai oleh 4 orang, yang secara kebetulan beragama non-Islam.
>Sungguh tidak mengenakkan bukan? Dengan demikian, pernyataan-pernyataan di
>bawah ini hanya akan dibaca sebagai pengeroyokan anggota milis yg beragama
>non-islam terhadap pemikiran seorang beragama Islam yg melontarkan masalah
>Ambon.

lihat, jeffrey berusaha mengeluarkan kembali masalah perbedaan agama di
sini, semata2 untuk menunjukkan bahwa 'pihak sana' salah... selain itu juga
dia membuat statement yang meruncingkan pertentangan, yaitu  masalah
pengeroyokan suhendri (islam?) oleh "4 orang yang kebetulan non-islam".
tidak ada sama sekali bukti *nyata* bahwa jeffrey benar2 tahu bahwa
suhendri beragama islam, dan 4 orang yang 'mengeroyok' itu adalah
non-islam. ini hanyalah statement sepihak yang jelas2 berusaha memancing
pihak dari 'agama islam' untuk 'turun tangan' dan membantu... yang hasil
akhirnya adalah perang agama... mudah2an tidak ada yang terpancing oleh
usaha hina ini.

ini provokasi..

>Saya jadi heran, apa benar bahwa Permias juga didesain untuk HANYA menjalin
>hubungan dengan masyarakat yang sejalan dengan itikad Permias. Bila ini
>benar, maka Permias benar-benar organisasi yang cupat pikir.

di sini jeffrey ambil posisi sebagai 'bukan permias' , dan berusaha untuk
mengkritik 'permias'. bagus. namun kembali dia membuat asumsi bahwa 'itikad
permias' itu adalah sesuatu yang 'jelek' , tanpa dia sendiri mengerti benar
apa 'itikad permias' sebenarnya.

ini provokasi lagi, tapi tujuannya ada baiknya...

>Saudara Marianus juga tidak berusaha membuat suatu usulan solusi atau
>pendapat kecuali hendak mematahkan argumen Saudara Suhendri. Dia juga tidak
>mampu menempatkan diri sebagai seorang yg tidak berpretensi dengan
>tantangannya untuk membuka masalah Probolinggo, dll. Dengan demikian,
>bukannya MENYELESAIKAN masalah, tetapi Saudara marianus hendak MEREDAM
>masalah, sambil menyiram minyak ke dalam ARANG yang baru membara, dan siap
>terbakar.

kembali jeffrey berusaha 'membakar' sambil menunjukkan bahwa orang lain
berusaha 'membakar'...

lagi2 provokasi...

para pembaca harap ingat, jeffrey sendiri juga tidak ikut dalam diskusi ini
dari awal, apalagi memberi saran yang menyelesaikan masalah. tapi dia
berusaha seolah2 sebaliknya yang terjadi. coba perhatikan baik2..

>Demikian hendaknya saudara Marianus dapat berkaca dari sudut pandang yang
>lain. Hendaknya pula saudara Marianus tidak mengatasnamakan PERMIAS. Mungkin
>anda tidak berniat seperti itu, tetapi kesan itulah yg dibaca oleh orang di
>luar anda. Demikian dan terima kasih.
>
>Sudah kelihatan resmi nggak? Hahaha.....:)

sangat sedih dia beranggapan bahwa resmi itu lucu... saya sama sekali tidak
melihat lucunya di mana...

terima kasih,


e r juni

Kirim email ke