baru saya sadar sekarang intinya kenapa saya kadang2 nggak suka baca
postingnya anjas (jadi kepingin dipanggil anjas nih sekarang ?). saya
soalnya tidak habis pikir, karena semestinya saya seneng, wong kadang2
isinya bener kok... tapi ternyata sekarang semua menjadi jelas buat
saya.... yaitu karena saya memang tidak suka yang namanya provokasi,
sementara posting dik anjas ini memang isinya walaupun tidak selalu
provokasi, tapi selalu dipoles dengan provokasi.... begitu kan ?
sekarang semua menjadi jelas buat saya... terima kasih..
di samping itu saya rasa kamu tidak mengerti dan bingung sendiri dengan
definisi provokasi. coba lihat tulisan kamu dibawah, seharusnya ada
perbedaan yang mendasar antara 'provokasi' dengan 'issue berbau
provokasi'.. sementara kamu dibawah ini menyamaratakan keduanya, yang
jelas2 berbeda.
contohnya adalah diskusi kita sekarang ini, ini adalah diskusi dengan
'issue berbau provokasi' , sama sekali tidak diharamkan, di manapun juga.
tapi kalau (if i may say) postingnya suhendri, jelas itu 'provokasi' karena
sifatnya menyudutkan golongan lain, dengan berdiri di sudut yang lainnya.
jadi apapun yang dijawab dari pihak sebelah sana (walaupun pihak sana sudah
berusaha untuk berdiri di tengah2), tetap saja akan disudutkan lagi, karena
tujuannya memang bukan persatuan... dan tidak akan ada problem solving yang
timbul dari sini. coba aja teruskan diskusi dengan subject 'tema' seperti
yang sedang berlangsung tanpa adanya perubahan sikap dari suhendri... saya
jamin tidak akan ada problem solving yang terjadi, karena memang tidak
diarahkan ke situ...
begitu jas, ngerti nggak ?
e r juni
At 09:58 AM 12/16/99 -0500, you wrote:
>Wah-wah, masak milis Permias@ takut dengan provokasi? Sejak kapan provokasi
>jadi barang haram? Seharusnya semua issue dibahas, biarpun berbau provokasi
>atau tidak. Kalau peserta milisnya cukup cerdas, bahan yg berbau provokasi
>tetap saja dapat dimasak menjadi masakan yang tidak berbau provokasi, dan
>bersifat problem solving.
>
>Semua usulan agar bahan yg berbau provokasi dihindari adalah usaha
>merendahkan kemampuan intelektual peserta milis. Ini sama saja dengan
>kelakuan penguasa ORBA yg menentang diskusi SARA, diskusi komunisme, dll.
>
>
>Anjas