At 12:44 PM 12/16/99 -0500, you wrote:
>Mbak Juni tersayang,
>
>Diskusi ini tidak akan muncul tanpa posting dari Mas Suhendri itu. Ini saja
>dulu yg mesti anda pahami. Pemilihan tema, model bahasa, sangat penting
>untuk men-trigger suatu diskusi. Tegasnya, anda ini ingin suatu diskusi yang
>dimulai dari suatu posting yg lemah lembut, berbahasa halus, dll. Itu adalah
>suatu kondisi ideal. Dalam kenyataannya itu lebih sering nggak berhasil tuh.
yah... sekali lagi, apakah salah kalau posting dimulai dengan lemah lembut
dan bahasa halus ? dan itu sama sekali bukan kondisi ideal kok. kondisi
ideal adalah bahwa diskusi yang terjadi membawa hasil yang produktif. itu
baru hasil. kalau cuma kayak kita begini, saya sih sama sekali sadar bahwa
tidak akan ada manfaatnya buat orang lain.
coba aja, saya berusaha setengah mati untuk menunjukkan sama orang2 bahwa
kamu adalah anak kecil yang belum dewasa, walaupun punya potensi yang
besar... sementara kamu sibuk membuat orang percaya bahwa saya ini 'mbak'
..heheh... ya nggak bakal ada hasilnya jef... nggak perduli kita ngomongnya
bahasa halus atau maki2an kasar sekalipun, nggak akan ada orang lain di
milis ini yang mendapat manfaatnya... percaya deh...
lagipula, apa sih perlunya menjatuhkan orang lain dalam posting ? apalagi
dengan issue2 tendensius yang sama sekali nggak ada faktanya. terus terang
itu yang bikin saya posting pada awalnya di milis ini. tadinya sih saya
jadi pendengar yang baik aja, toh saya memang nggak terlalu paham politik,
karena memang sebenarnya nggak terlalu tertarik... tapi saya terganggu
rasanya kalau mendengar kata2 'kotor' kamu yang 'kelihatannya' nggak pake
dipikir dulu.... walaupun saya yakin bahwa itu semua udah direncanakan...
makanya saya sering bilang bahwa kamu itu 'belum dewasa' dan bukannya
'orang jahat' , karena banyak juga kok yang benar pendapat kamu... hanya
caranya itu lho jef... yang terkesan tidak berpendidikan... kamu boleh saja
bersekolah di usa, politeknik atau apapun, tapi sangat disayangkan kalau
potensi yang besar itu disia2kan dengan hanya berani teriak2 dengan
menjatuhkan/menghina/menyudutkan orang lain, itupun bukan memakai nama
sendiri lagi.... sayang kan ?
>Saya tak mau terjebak dalam teknikaliti dari 'provokasi' atau 'issue berbau
>provokasi'. Ya jelas berbeda, yang satu terdiri dari 1 kata yang lain
>terdiri dari 3 kata.
wah, kamu mulai mengecewakan saya jef, masa siswa polytechnic institute
yang ternama di new york 'ngeles'-nya kayak begini... sama anak sma juga
diketawain nih... jelas2 kamu rancu pada perbedaan kata2 tersebut, tapi
setelah dikasih tahu malah menghindar... malu ah jef... jaga nama almamater
dong...
>Yang lebih penting, Mas Suhendri ini sanggup mewakili kelompok Muslim di
>Ambon. Yah, mungkin tidak tepat seperti itu, tetapi dia mau menyalurkan apa
>sih pendapat kaum non-muslim mengenai masalah Ambon? Ini sangat penting
>karena untuk menarik pendapat dari kaum Nasrani di Ambon sendiri sudah sulit
>akibat bias yg nggak ketulungan akibat dendam-dendaman. Ini yang anda dan
>Bung Yohannes tidak dapat melihatnya. Sebetulnya, kalau anda punya
>kapabilitas, dapat melakukan hal serupa dengan menyalurkan pendapat-pendapat
>Suhendri kepada kaum Kristen di Ambon.
sayang sekali saya tidak punya kapabilitas seperti yang diinginkan, jadi
tidak bisa ikut membantu.
>Dari diskusi yang terjadi, walaupun lalu diselingi emosi yg tinggi, Bung
>Yohannes telah memberi suatu pendapat. Tidak demikian halnya dengan anda dan
>marianus yg ribut tak berketentuan. Hal inilah yang dapat kita kategorikan
>sebagai pendapat atau pernyataan yang tidak mempunyai visi problem solving,
>alias asal bunyi dan asal serang. Iya tidak? Nah, lain kali jangan suka
>overlook lagi ya mbak....:) Malu dong, masak orang dewasa masih suka gitu.
betul. you are correct my friend.
saya juga menyesal, sudah terpancing dan ikut memberi komentar tanpa yakin
bahwa saya bisa memberi kontribusi yang nyata. saya akui dalam 'kedewasaan'
yang ada pada diri saya, kadang2 masih ada juga emosi yang tidak
terkendali, contohnya ya kalau berbalas 'pantun' sama kamu ini.... lain
kali saya lebih hati2 deh...
(tuh jef, kalau orang dewasa berani tuh mengaku kalau memang punya salah)
kamu sendiri bagimana ? kontribusimu pada thread ini apa ? apakah sekedar
hanya 'melawan' saya, YS dan datubara ?
>Punya adik cewek umur 17-an nggak? Boleh dong buat saya? Kan beda 2 tahun
>itu sip ya? Hehehe....:)
wah... sayang sekali, saya nggak punya adik... tapi kalau kamu memang
se-desperate itu saya usahakan cariin deh... mau yang kayak apa jef ?
e r juni