Kata "KeTuhanan Yang Mahaesa" memang telah dipilih untuk merangkul semua agama karena memang fitrahnya semua agama akan mengakui makna sesungguhnya kata tersebut. Itu inti dari ajaran/konsep TAUHID. Apakah begitu makna yang terdapat dalam TRInitas...:-) terserah pengertian kita masing-masing deh ya? Ketuhanan Yang Mahaesa itu berasal dan datang dari syariat Islam.
Memangnya apa sih yang ditolak pada masa persiapan Mukaddimah UUD 1945 tsb? Kalo menurut saya kok pencantuman 7 kata (yg intinya :menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya?) bukan soal kata "Ketuhanan Yang Mahaesa". Mereka menolak kata "syariat islam". Saya pribadi bisa mengerti keberatan bapak2 yang tidak ingin mencantumkan kata "syariat islam" kedalam sebuah dokumen negara (UUD) yang menjunjung pluralitas. Namun kenapa sekarang ini ketika MUI mengeluarkan fatwa (yang memang merupakan proporsi/tugasnya)yang bersifat kedalam harus dipidanakan karena kebodohan orang menafsirkan fatwa tsb? Kalau memang Tritunggal, Hindu, Budha tak mengakui ke-esaan menurut definisi Islam yang Tauhid, itu namanya kafir. Tauhid itu gak ada tapinya (juga gak ada koma). gak bagaimana-bagaimana lagi. Gampang kan? Kebenaran universal itu mudah dicerna kok. wassalam, --- In [email protected], Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > A Nizami <[EMAIL PROTECTED]> schrieb: > > Betul juga bu Lina. > Kalau ada yang mencoba mengukur agama dgn UUD, ya > berarti agama yang menyembah 3 oknum Tuhan harus > dilarang di Indonesia, karena bertentangan dengan sila > pertama dari Pancasila...:) > > DH: Betulkah? > > Mari kita kembali kemasa persiapan text Mukkadimah UUD 1945, pada sidang Badan Persiapan Kemerdekaan Indonesia di-bulan bulan Juni Juli sampai Agustus 1945. > > Kata "KeTuhanan Yang Mahaesa" dipilih, JUSTERU untuk merangkul semua agama yang kala itu ada di calon negara Indonesia: Islam, Kristen, Hindu-Bali, Kejawen, Buddha, Konghucu. > > Ini adalah alternatif daripada perumusan memakai syariat Islam, yang ditolak, karena tak mungkin merangkul semua anak bangsa. > > Jadi, dalam "keTuhanan yang mahaesa" itu, konsep ajaran Kristiani SUDAH diterima didalamnya. Kalau tidak, TAK ada RI seperti seklarang, karena bapak bapak wakil Indonesia timur menolak untuk menggabungkan diri. > > KeTuhanan yang mahaesa, termasuk Kristiani dengan Tritrunggalnya, Hindu-Bali dengan Brahma Vishnu Shiwa. Juga penganut Tao dan Konfucius. Buddha tak menggunakan konsep ketuhanan yang dipakai agama agama Semit, jadi juga tak mengakui keEsa-an menurut definsi Islam. > > Nah bagaimana? > > Salam > Danardono > > > > > > > > ********************************************************************* ************** > > It is wrong to think that misfortunes come from the east or from the west; > they originate within one's own mind. Therefore, it is foolish to guard against > misfortunes from the external world and leave the inner mind uncontrolled. > > Sidharta Gautama > > > > > --------------------------------- > Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 1GB kostenlosem Speicher > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hepnto2/M=323294.6903899.7846637.3022212/D=groups/S=1705329729:TM/Y=YAHOO/EXP=1122960192/A=2896125/R=0/SIG=11llkm9tk/*http://www.donorschoose.org/index.php?lc=yahooemail">Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for anyone who cares about public education</a>!</font> --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://www.ppi-india.org *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://dear.to/ppi 4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

